Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dibagikan via WhatsApp Grup, Jadwal Buka Depo Sampah di Kota Jogja Hanya Dua Hari Sepekan

Heru Pratomo • Selasa, 23 April 2024 | 15:40 WIB
BIKIN BAU: Tumpukan sampah di Depo Stasiun Lempuyangan Jogja.
BIKIN BAU: Tumpukan sampah di Depo Stasiun Lempuyangan Jogja.

RADAR JOGJA - Jadwal buka depo sampah di Kota Jogja bikin bingung penggerobak. Salah seorang penggrobak di area depo Pengok yang tidak ingin namanya dikorankan menyebut, depo Pengok jam operasionalnya hanya dua kali dalam seminggu. Dalam dua hari tersebut depo akan ramai diisi oleh para pembuang sampah baik penggrobak maupun mandiri.  "Waktunya relatif pendek mulai pukul 06.00-08.00," ujarnya Senin (22/4).


Menurut dia, untuk jadwal buka Depo Pengok dibagikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja melalui grup Whatsapp. Menurutnya, akan ada petugas yang menginformasikan jadwal buka dan tutup depo sampah menjelang hari bukanya.  "Kalau dulu itu pernah tiap hari dibuka, sekarang tidak setiap hari dibuka mungkin karena pembuangan penuh atau terkendala," tuturnya. 


Ia membandingkan kebijakan operasional depo sampah dulu dan sekarang lebih enak dulu yang setiap hari buka. Hal tersebut dikarenakan pihaknya bisa muter memungut sampah dan langsung membuangnya tanpa ada penumpukan di gerobak.  "Bahkan dulu pernah dua atau tiga kali bolak-balik (ke depo) tapi sekarang sulit karena belum pasti setiap hari kita bisa buang sampah," ujarnya.

Kabid Pengelolaan Persampahan DLH Kota Jogja Ahmad Haryoko mengatakan, kebijakan jadwal buka depo sampah di Kota Jogja pada April diberlakukan dua hari buka dalam sepekan. Pemberlakuan jam tersebut bisa berbeda di setiap depo di Kota Jogja. Durasi buka depo tersebut akan menyesuaikan dengan rute dan jumlah armada angkut yang dimiliki DLH Kota Jogja. "Mulai dari Kamis kemarin (18/4) lalu Minggu, Rabu, Sabtu dan Selasa (30/4)," tuturnya. 


Sedang Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIJ Kusno Wibowo mengatakan, sampai dengan 30 April mendatang layanan TPST Piyungan mulai berlaku hanya 5 hari layanan. Dimulai sejak 19 April lalu, kemudian 22, 24, dan 30 April. Dan satu hari di antaranya adalah hari cadangan pada hari libur Sabtu, 27 April.   "Itu memang layanan lima hari, sisanya untuk penataan, sudah maksimal sampai layanan kami di 30 April mendatang," ujarnya.

Menurutnya, jika tidak diberlakukan layanan terbatas tersebut maka kapasitas di TPST Piyungan akan penuh tidak sampai 30 April. Sebab, setelah 30 April atau awal pekan Mei mendatang sudah pemberlakuan pengolahan sampah secara desentralisasi di Sleman, Bantul dan Kota Jogja

Perhitungan awal kapasitas TPST Piyungan bakal penuh pada pertengahan April, hal tersebut meleset. Sebab, kapasitas tampungan ternyata masih ada slot lantaran kuota yang diberikan tidak maksimal dimanfaatkan. Sehingga rencana desentralisasi pun turut mundur yang awalnya pertengahan April berubah menjadi awal Mei. "Liburan Idul Fitri kami juga untuk mengantisipasi karena ada beberapa lonjakan walaupun tidak signifikan," terangnya. (oso/wia/pra)

 

 

Editor : Satria Pradika
#depo sampah #Depo Pengok