RADAR JOGJA - Setelah menyatakan bakal maju dalam kontestasi Pilkada Kota Jogja 2024, bakal calon Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi kembali mendatangi Balai Kota Timoho. Wakil Wali Kota Jogja periode 2016-2021 ini hadir sebagai tamu undangan dalam syawalan Pemkot Jogja dengan Gubernur HB X.
Pria yang akrab disapa HP itu menyampaikan telah berkomunikasi dengan empat lebih calon wakil wali kota yang akan maju bersamanya.
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja sampai saat ini belum mendapatkan konsultasi atau komunikasi resmi perihal bakal calon wakil wali kota perseorangan pada Pilkada 2024.
"Insya Allah ini sedang proses. Kalau dari PAN di tingkat DPD sudah selesai dan sekarang dikoordinasikan di tingkat nasional," ujar HP kepada media kemarin (19/4).
Ia juga menyampaikan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan beberapa partai pengusung. Diskusi mengenai pilkada baru akan dimulai secara intensif setelah Lebaran.
"Amanah partai terutama karena rekomendasi musda ataupun rakerda itu menunjuk saya untuk jadi wali kota, ya mau ndak mau harus mempersiapkan semuanya," jelasnya.
HP menuturkan, saat ini di dalam partai sedang fokus pada pembahasan mengenai pengusungan wali kota. Jadi pembahasan kandidat calon wali kota belum intensif didiskusikan.
"Kalau teman-teman partai sudah fix tentang calon wali kota, baru kita bicarakan wakil wali kota," jelas alumni Fisipol UGM ini.
Ia menegaskan, sampai saat ini masih dalam proses komunikasi. Menurutnya ada partai yang siap dan ada yang belum siap.
Baca Juga: Jumlah TPS di Pilkada 2024 Bantul Lebih Sedikit Dibanding Pemilu
"Secara umum kalau yang komunikasi (calon wakil wali kota) sudah banyak. Tetapi semuanya harus dikomunikasikan dengan teman-teman partai dan lainya," katanya.
HP menambahkan, sudah ada beberapa nama calon wali kota yang berkomunikasi dengan pihaknya. Akan tetapi ia belum ingin menyebut nama-nama itu sebelum dikomunikasikan dan dipersetujui partai.
"Yang sudah komunikasi dengan saya mungkin lebih dari empat. Ada dari partai, nonpartai dan pengusaha," jelasnya.
Saat ditanya mengenai restu dari Raja Keraton Jogja Sultan Hamengku Bawono Ka 10, pihaknya hanya tersenyum dan menjawab menurutnya Ngarso Dalem akan merestui semua calon wali kota dalam kontestasi Pilkada 2024. "Ya, saya kira nanti Ngarso Dalem merestui semua lah," kelakarnya.
Berbeda dengn HP, Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo yang disebut-sebut juga akan maju dalam kontestasi pilkada, masih malu-malu. Dia menolak menjawab pertanyaan wartawan saat ditanyakan kesiapannya bersaing di pilkada nanti. “Jangan tanya itu dulu,” elaknya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Jogja Noor Harsya Arya Samudera menyampaikan hingga saat ini belum ada komunikasi terkait pencalonan wali kota Jogja perseorangan. Ia menyebut belum ada komunikasi secara formal di meja pelayanan KPU Kota Jogja.
"Kemungkinan mereka baru menpelajari karena syaratnya harus memiliki 8,5 persen dari jumlah DPT Pemilu 2024," jelasnya.
Saat ini juga sudah mulai dibuka terkait pencalonan wali kota perseorangan hingga pertengahan Agustus 2024. Setelah itu pada minggu ketiga Agustus mulai pendaftaran untuk calon yang diusung oleh partai politik di Kota Jogja. (oso/laz)