Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Atlat Panahan Asal Bantul, Arif Dwi Pangestu Kali Kedua Tampil di Olimpiade, Ada Pressure tapi Lebih Enjoy karena Dilatih Pelatih Korsel

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 18 April 2024 | 17:50 WIB
BERSIAP: Atlet panahan nasional asal Bantul Arif Dwi Pangestu saat melakukan latihan rutin untuk persiapan tampil di Olimpiade Paris 2024. (Arif Dwi Pangestu untuk radar jogja)
BERSIAP: Atlet panahan nasional asal Bantul Arif Dwi Pangestu saat melakukan latihan rutin untuk persiapan tampil di Olimpiade Paris 2024. (Arif Dwi Pangestu untuk radar jogja)

RADAR JOGJA - Atlet Cabang olahraga (Cabor) Panahan kebanggaan DIJ Arif Dwi Pangestu akan mewakili Indonesia untuk bermain di ajang Olimpiade Paris 2024. Target medali, seperti yang diraih trio Srikandi panahan pada Olimpiade Seoul 1988, pun dicanangkan. Bagaimana persiapannya 

Arif Dwi Pangestu berhasil memastikan satu tiket untuk lolos di ajang Olimpiade Paris 2024 untuk cabang olahraga panahan. Itu usai dia  keluar sebagai semifinalis di nomor recurve putra saat Kejuaraan Dunia Panahan 2023 di Berlin, Jerman pada Agustus lalu.

Namun bagi atlet asal Bantul itu bermain di ajang Olimpiade itu bukanlah kali pertama dilakukan. Sebab sebelumnya, Arif pun juga pernah tampil di Olimpiade Tokyo 2020 di nomor beregu putra recurve.

Saat ini untuk persiapan jelang mewakili Indonesia di pesta olahraga terbesar di dunia itu. Arif beserta timnya dari awal tahun sudah mempersiapkan diri demi meraih target terbaik untuk Indonesia. 

"Di Pelatnas sendiri ada program latihan seminggu enam kali liburnya satu kali," ucapnya saat dihubungi dari Jogja, Rabu (17/4). 

Tak hanya itu saja, dari Pengurus Pusat (PP) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) pun serius menyiapkan atletnya jelang berkompetisi di Olimpiade Paris 2024. Salah satunya dengan mendatangkan pelatih dari Korea Selatan yang dikenal sebagai rajanya olahraga panahan yakni Coach Lee Kyung-chul.

"Jadi kami dapat ilmu baru dari Coach Lee seperti teknik baru dan lain sebagainya. Kami juga ada progres dari sebelumnya," tegasnya.

Atlet yang baru berusia 19 tahun itu mengaku dibanding saat Olimpiade Tokyo lalu, saat ini lebih enjoy untuk melakukan persiapan jelang Olimpiade Paris 2024 itu. Meski diakuinya tekanan jelang bertanding masih ada.

Walaupun demikian Arif pun tetap merasa bahagia karena dapat kembali lolos kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Dan menurutnya pada tahun kedua lolos sebagai olimpian ini rasanya pasti berbeda. Kalau di Tokyo lalu itu karena barus pertama menjajal Olimpiade. Dia merasa pressure-nya dan persiapannya juga masih kurang.

Akan tetapi, sekarang pada Olimpiade Paris 2024, karena Arif sering ikut tanding dan bertemu dengan orang-orang yang jadi bintangnya di Panahan. Maka saat ini Arif pun jadi lebih pede dan lebih yakin. "Jadi lebih enjoy. Kalau pressure pasti ada tapi lebih enjoy," tuturnya. 

Tak lupa, peraih medali emas SEA Games 2021 lalu itu juga meminta doa dan dukungan kepada warga masyarakat Jogja agar bisa mempersembahkan medali untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024."Untuk teman-teman pelatih dan semuanya di Jogja mohon doanya. Semoga di Olimpiade diberi kesempatan lagi dan bisa mendapat medali," tandasnya. (pra)

 

Editor : Satria Pradika
#Arif Dwi Pangestu