RADAR JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja tidak memberlakukan Work From Home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jogja. Sejalan dengan hal tersebut, pelayanan publik berjalan dengan normal dan pelayanan tetap maksimal.
Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengatakan, pihaknya memang tidak mengeluarkan surat edadar tentang WFH. Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran kemarin, Pemkot Jogja mengawali dengan kegiatan Syawalan di Kompleks Balai Kota Jogja. "Banyak banget yang ikut Syawalan karena memang sudah direncanakan," tuturnya.
Anggota Tim Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja Baharrudin Kamba menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan terkait kepatuhan dan kedisiplinan bagi ASN di lingkungan Pemkot Jogja usai libur Lebaran.
Tujuan untuk memastikan para ASN patuh dan tertib dalam melayani masyarakat secara optimal. "Dari hasil pemantauan secara umum pelayanan berjalan dengan lancar. Seperti biasa. Tidak ada ASN yang bermalas-malasan dengan alasan masih suasana libur Lebaran," ujar Kamba.
Menurutnya, tidak ada pegawai yang bekerja dari rumah (WFH) dan semua masuk kerja pada hari pertama. Hal tersebut berdasarkan tudak ditemukanya catatan pegawai yang izin ataupun cuti. "Kami mengapresiasi tingkat kedisiplinan para pegawai tersebut, karena dengan begitu pelayanan untuk masyarakat bisa optimal," tuturnya.
Forpi Kota Jogja menyasar kantor Disdukcapil, Dinsosnakertrans, BKSDM dan Mall Pelayanan Publik. Di kantor-kantor tersebut sudah mulai terlihat warga yang mengantre untuk mendapatkan pelayanan kependudukan.(oso/din)
Editor : Satria Pradika