JOGJA - Jadwal akhir libur lebaran bagi anak-anak sekolah di Provinsi DIJ tidak sama. Sesuai kalender pendidikan, mayoritas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) baru dimulai pada 22 April 2024, namun diantara sekolah swasta sudah masuk per hari ini.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri dengan Nomor 855 Tahun 2024 telah diatur jadwal libur Lebaran Idul Fitri 2024 dan memberikan enam hari libur.
Namun libur lebaran 2024 di Provinsi DIY jauh lebih lama dibanding daerah lain. Libur Idul Fitri 1445 Hijriah wilayah Jogjakarta dimulai sejak 8 April dan baru berakhir pada 19 April 2024.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya mengkonfirmasi hal tersebut. Di Jogja secara umum setelah lebaran para pelajar masih bisa merasakan tanggal merah.
"Karena pelajar baru masuk sekolah pada Senin 22 April 2024. Sekolah dibawah Kemenag (kementerian agama) sepertinya juga menyesuaikan," kata Didik Wardaya Senin (15/4/2024).
Meski demikian, libur panjang tersebut tidak berlaku bagi tenaga pendidik. Sebab, mulai Selasa (16/4) sudah masuk sekolah atau sama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya.
"Tenaga pendidik di sekolah menyesuaikan jadwal itu," ujarnya.
Sementara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Sarana dan Prasarana SMP Stella Duce 1 Jogja, Alxander Estu Pramana mengatakan, mulai hari ini peserta didik sudah mulai masuk sekolah.
"Liburnya (lebaran) bareng (bersamaan) dengan anak-anak yang lain. Kami sudah normal rutin KBM per hari ini," kata Alxander Estu Pramana.
Berbeda dengan Stelladuce, lembaga pendidikan milik Muhammadiyah libur lebaran ikut dengan pemerintah. Peserta didik memulai KBM pada (22/4/2024).
"Senin depan anak-anak baru mulai masuk sekolah," kata Humas SD Muhammadiyah Al Mujahidin Tri Puji.
Untuk sekolah dibawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) juga demikian. Informasi libur masih berlangsung hingga sepekan kedepan dibenarkan oleh Waka Kesiswaan Madamusba Sanden Jefri Ajiz Setiawan.
"Senin depan tanggal 22 April 2024 pelajar masuk sekolah," kata Jefri Ajiz Setiawan. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin