RADAR JOGJA - Pencarian terhadap pria yang jatuh dan hanyut di Kali Code dilakukan Basarnas dengan membuka pintu-pintu DAM.
Hal itu untuk mengurangi debit air selama proses pencarian korban hayut di sungai itu. Operasi pencarian dimulai pada pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB.
Pencarian juga dilakukan dengan mengerahkan drone untuk memantau melalui udara dari jembatan merah ke arah selatan Surokarsan sejauh satu kilometer.
“Serta pemasangan jaring penyelamat di jembatan wirosaban,” ungkap Komandan Tim Basarnas Yogyakarta Nugroho Adi Kamis (11/4/2024)
Baca Juga: Kerahkan 60 Personel SAR Body Rafting di Kali Code Jogja, Pria Yang Hanyut Belum Ditemukan
Adi juga belum dapat mengungkapkan penyebab korban nekat terjun ke sungai.
Pihak keluarga korban belum bisa dimintai keterangan karena kejutan akan peristiwa naas itu.
"Keluarga korban belum dapat dimintai keterangan karena masih shock, namun untuk perkembangan pencarian akan terus kami informasikan," jelasnya.
Perlu diketahui, korban Basuki (53) merupakan warga Gemblakan Bawah, Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Jogja.(cr6)
Editor : Heru Pratomo