Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diprediksi Masyarakat Serbu Destinasi Wisata di DIY, Dishub Sebut Tiga Titik Jadi Sasaran Pelancong usai Lebaran

Khairul Ma'arif • Jumat, 12 April 2024 | 18:00 WIB
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA



RADAR JOGJA - DIY bukan saja menjadi sasaran pemudik untuk pulang kampung. Tetapi juga menjadi tempat liburan saat momen cuti bersama Lebaran 2024. Dinas Perhubungan (Dishub) DIY memprediksi ada tiga titik besar yang akan menjadi serbuan pelancong.


Kepala Bidang Lalu Lintas (Lalin) Dishub DIY Rizki Budi Utomo saat dikonfirmasi membenarkan hal ini. Dia memprediksi pasca Lebaran hari pertama dan kedua destinasi wisata mulai dipadati wisatawan. Menurutnya, itu berdasarkan kecenderungan yang terjadi setiap tahunnya.


Bukan hal yang tidak mungkin pada Jumat (12/4) sampai Minggu (14/2) masyarakat akan tumpah ruah di sejumlah destinasi wisata. "Perkiraan saya Sabtu dan Minggu akan puncaknya dan membeludaknya wisatawan," katanya (5/4). Sejumlah titik diperkirakan akan menjadi pusat perhatian pelancong.


Kata dia, ketiganya yakni titik pertama Kota Jogja yaitu Tugu, Malioboro dan Keraton (Gumaton). Kedua kawasan Pantai Parangtritis dan ketiga pantai-pantai di Gunungkidul. Oleh karena itu, Rizki mengaku akan menyiapkan petugas di titik-titik tersebut.

 


Selain itu, ada juga titik wisata di Bantul yakni kawasan Mangunan yang banyak menjadi sasaran wisatawan. Menurutnya, pada akhir pekan depan titik itu akan terjadi penumpukan kendaraan. Oleh karena itu, pengendara diminta hati-hati agar tetap aman dan selamat berkendara.


Patroli akan digiatkan di daerah-daerah wisata yang akan menjadi penghubung tempat wisata tersebut. Menurutnya, akan dipasangi water barrier seusai Lebaran 2024 agar tidak terjadi kemacetan. Pembatas water barrier dipasang untuk antisipasi kemacetan.


"Jalan-jalan yang menjadi penghubung tiga titik wisata akan rentan terhadap kemacetan," ucapnya. Water barrier dipasang agar pengendara tidak langsung putar balik. Contohnya di Jalan Wonosari yang pengendaranya cenderung banyak main serong.


Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol Alfian Nurrizal menambahkan, ada beberapa jalur wisata yang rawan kecelakaan. Di antaranya jalur Cinomati, Bego, dan Breksi. Menurutnya, jalur ini tidak dilalui untuk jalur yang akan menurun tapi yang bisa hanya untuk menuju.


Artinya jalan menanjak karena kalau menurun turunannya sangat panjang curam, setelah itu membelok. Walaupun memiliki kelihaian untuk mengemudi atau mungkin rem anginnya baik. Tetapi tidak diketahui kondisi pada saat di jalan, mungkin hujan sehingga itu yang akan diantisipasi.


"Kami alihkan untuk yang turun tadi, kecuali yang menanjak boleh tapi untuk yang menurun dialihkan. Saya tidak ingin terjadi korban sekian kalinya karena itu rekomendasi dari saya," tegasnya. (rul/laz)

Editor : Satria Pradika
#dishub diy #destinasi wisata diy #lebaran 2024