RADAR JOGJA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kota Jogja intensifkan layanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) dan aktivasi kependudukan digital melalui layanan Drive Thru.
Selain untuk mempermudah masyarakat mengurus administrasi kependudukan, lewat layanan tersebut masyarakat bisa mengurus KTP yang rusak atau hilang dengan mudah dan cepat.
"Layanan ini sudah beberapa tahun kami jalankan. Kami lakukan keliling secara bergantian ke kemantren-kemantren," ujar Analis Kebijakan Ahli Muda Dindukcapil Kota Jogja Trisminigsih, Selasa (2/4).
Tujuan diadakannya layanan pendaftaran administrasi kependudukan melalui drive thru tersebut untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Layanan cetak KTP hanya diperuntukan warga yang KTP nya hilang atau rusak.Kalau rusak, syaratnya membawa KTP Asli yang rusak dan foto copy Kartu Keluarga (KK). “Prosesnya tidak lama dan langsung jadi. Maksimal 3 menit selesai," tuturnya.
Nah, bagi warga yang kehilangan KTP sayratnya harus membawa surat kehilangan dari kepolisian. Selanjutnya, surat tersebut dibawa beserta foto copy KK."Intinya yang tidak ada perubahan elemen data bisa langsung kita cetak KTP baru," jelasnya.
Penyelenggaraan pendaftaran administrasi kependudukan tersebut rutin diadakan dua minggu sekali, yakni setiap Selasa dan Kamis.Tempatnya bergiliran jadi pindah-pindah antarkemantren. Pihaknya menilai animo masyarakat untuk memgakses layan tersebut relatif tinggi.
Hal tersebut dikarenakan masyarakat tidak perlu repot jauh-jauh ke kantor Dindukcapil untuk mengurusnya. "Mereka tidak perlu mengantri karena proses relatif cepat. Yang penting membawa persyaratanya langsung dapet KTP nya," tuturnya.
Dari data yang didapat, pelayanan drive thru pada tahun 2024 menyasar 11 Kemantren di seluruh Kota Jogja. Kemantren tersebut adalah Kemantren Tegalrejo, Wirobrajan, Gedongtengen, Patehan, Jetis, Mantrijeron, Gondokusuman, Mergangsan, Gondomanan, Kotagede dan Danurejan."Di Kemantren Tegalrejo total sebanyak 174 warga yang mengurus KTP baru dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) 14 orang dalam sebulan," bebernya.
Pada Maret, layanan drive thru diselenggarakan di Kemantren Wirobrajan. Dalam sebulan masyarakat yang mengurus KTP baru sejumlah 260 orang dan 113 mengurus IKD. Selanjutnya di Gedongtengen sampai akhir April. (oso/din)
Editor : Satria Pradika