Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Empat Depo Besar di Kota Jogja Mulai Dilakukan Pengurangan Tumpukan Sampah sebagai Antisipasi Tumpukan Sampah Baru Jelang Lebaran

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 2 April 2024 | 02:12 WIB
Ilustrasi Depo Sampah Lempuyangan yang sedang dilakukan agenda pengurangan tumpukan sampah di Kota Jogja sebagai antisipasi Tumpukan sampah baru jelang lebaran.
Ilustrasi Depo Sampah Lempuyangan yang sedang dilakukan agenda pengurangan tumpukan sampah di Kota Jogja sebagai antisipasi Tumpukan sampah baru jelang lebaran.

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mulai selenggarakan pengurangan timbunan sampah disejumlah depo sampah di Kota Jogja. Agenda tersebut untuk menanggulangi produksi sampah baru yang masuk pada saat momen liburan dan lebaran. 

"Dalam dua hari ini kita sudah melakukan pengurangan dan kalau memungkinkan pengosongan depo yang ada di kota Jogja," ujar Penjabat Walikota Jogja  Singgih Raharjo, Senin (1/4/2024). 

Agenda pengurangan penumpukan sampah di beberapa depo utama dinKota Jogja tersebut berlangsung sejak tanggal 30 Maret 2024. Selanjutnya, Singgih tidak menyebutkan akan sampai kapan agenda tersebut berakhir karena belum tahu kapan selesainya.

"Kita juga mempercepat pembangunan atau revitalisasi TPS yang kita punya di Nitikan , Karangmiri dan Kranon," tuturnya.

Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mengantisipasi prediksi tingginya wisatawan dan pemudik yang akan datang ke Jogja pada momen liburan besok. Dengan banyaknya wisatawan dan pemudik tersebut kemungkinan akan menghasilkan tumpukan-tumpukan sampah baru. 

"Harapanya saat libur lebaran volume sampah tidak mengalami lonjakan  yang cukup tajam tetapi selalu standby untuk melayani pengolahan sampah perkotaan," pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Penanganan Persampahan DLH Kota Jogja Mareta Hexa Sevana menyampaikan pihaknya membenarkan adanya agenda tersebut. Tumpukan sampah lama dari depo nantinya akan didistribusikan kembali ke TPA Piyungan.

"Jadi selama TPA Piyungan masih operasional, sampah lama yang tertahan prioritasnya tetap dibuang ke TPA," ujarnya. 

Ia menambahkan, jika tumpukan sampah tersebut di distribusikan ke TPS3R akan menimbulkan bau yang menyengat. Hal tersebut dikhawatirkan akan tidak mengganggu warga disekitar pemukiman yang padat.

"Sementara untuk yang akan diolah/dibawa ke TPS3R hanya yang sampah baru saja supaya tudak menimbulkan dampak bau bagi permukiman sekitar lokasi," jelasnya. 

Target depo yang akan dikurangi sebanyak empat depo utama atau depo besar yaitu depo Pengok, Depo Mandala, Depo Karang dan Depo Argolubang. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Sampah #Jogja #kota