Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Stiker Khusus untuk Armada Lolos Ramp Check, Diprediksi 15 Persen Peningkatan Pemudik Tahun Ini

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 26 Maret 2024 | 17:05 WIB
MENGASPAL: Dishub DIY telah menggelar kegiatan ramp check kendaraan angkutan dan wisata untuk kesiapan Lebaran 2024.Elang Kharisma Dewangga/RADAR JOGJA
MENGASPAL: Dishub DIY telah menggelar kegiatan ramp check kendaraan angkutan dan wisata untuk kesiapan Lebaran 2024.Elang Kharisma Dewangga/RADAR JOGJA

 

RADAR JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) DIY telah menggelar kegiatan ramp check kendaraan angkutan dan wisata untuk kesiapan Lebaran 2024. Kendaraan yang memenuhi syarat akan diberi stiker yang diterbitkan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI.


Plh Kepala Dishub DIY Sumariyoto mengatakan, ramp check dilakukan sejak selama Maret ini. Digelar beberapa kali di terminal dan pool garasi bus. Ramp check digelar rutin setiap tahun sebagai upaya antisipasi terhadap insiden kecelakaan lalu lintas dan memastikan angkatun Lebaran beroperasi dengan baik selama digunakan. "Kami cek yang ada busnya saja di Kota, Bantul, dan Sleman" katanya, kemarin (25/3).

Pria yang akrab disapa Oyot itu menjelaskan, ramp chek kendaraan meliputi perlengkapan kendaraan mulai dari spion, wiper, lampu-lampu, dan rem. Kendaraan yang dilakukan pengecekan basicnya adalah bus wisata yang telah dipesan untuk arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri. Selain itu juga disewa untuk reguler AKAP (antarkora antarprovinsi). Stiker hanya berlaku saat arus mudik dan arus balik Lebaran.


Seorang pengusaha angkutan wisata Hantoro mengatakan, pihaknya telah memastikan kesiapan armada untuk digunakan arus mudik balik selama Lebaran nanti. Dia menyebut armada yang dimiliki relatif baru semua. Tetapi tetap dicek sistem pengereman, semua ban, mesin, dan pendingin. “Dan tidak terlupakan masalah interior,’’ kata pimpinan Gege Transport ini.


Han menjelaskan armada yang disiapkan untuk menjemput pemudik pada 3-7 April mendatang dari wilayah Jabodetabek sebanyak 32 unit. Dengan kapasitas 50 penumpang setiap bus. Armada yang disiapkan akan menjemput dan drop pemudik ke wilayah Gunungkidul, Klaten, serta sekitaran Wonogiri. "Yang jelas kami sebagai perusahaan angkutan punya tanggung jawab menjemput dan mengantar kembali ke tempat bekerja lagi," ujarnya.


Menurutnya, berdasarkan data yang telah masuk hingga sekarang tren arus mudik tahun ini ada peningkatan sekitar 15 persen dibandingkan tahun lalu. Sebab tahun lalu dimungkinkan masih ada keraguan dari pemudik untuk pulang kampung lantaran baru dalam masa pemulihan Covid-19. "Mudik itu kan tidak mudah dan tidak murah, jadi mungkin saat ini sudah pulih dan mudik itu dilaksanakan kembali," tambahnya. (wia/din)

Editor : Satria Pradika
#ramp check #dishub diy #lebaran 2024