RADAR JOGJA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY bersiap menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah. Dengan menyiapkan uang kartal sebesar Rp 5,5 triliun. Jumlah ini meningkat 5,8 persen dari periode yang sama tahun 2023 lalu.
Kepala Kantor Perwakilan BI DIY Ibrahim mengatakan, secara nasional BI sudah mempersiapkan uang layak edar sebesar Rp 197,6 triliun untuk memenuhi seluruh kebutuhan rakyat Indonesia. Jumlah itu dibanding tahun 2023, ada kenaikan sebesar 4,65 persen dari Rp 188,8 triliun tahun lalu.
Ibrahim menjelaskan, pada program Serambi tahun 2024 dengan tagline, ‘Bijak gunakan rupiah di bulan penuh berkah’, ini BI DIY menyiapkan Rp 5,5 triliun untuk penukaran uang baru.
Jumlah itu terdiri dari outflow yaitu penarikan dari BI sebesar Rp 4,5 triliun dan transaksi uang kartal antarbank (Tukab) kurang lebih Rp 1 triliun.
Adapun, jumlah Rp 5,5 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu juga mengalami peningkatan 5,8 persen dari Rp 5,2 triliun pada tahun lalu.
"Ini sejalan dengan perkembangan atau aktivitas pertumbuhan ekonomi di DIY juga antisipasi kebutuhan uang khususnya masyarakat DIY karena momen HBKN kemudian ada wisatawan baik mancanegara maupun turis domestik yang semakin meningkat," ujarnya.
Selain itu, BI juga melakukan kegiatan Kas Keliling dengan menjangkau masyarakat di wilayah DIY, menggunakan sarana digital yaitu pemesanan layanan penukaran uang sebesar Rp 4 juta per orang. Dengan rincian, untuk pecahan Rp 20.000, Rp 10.000, Rp5.000, Rp 2.000, dan Rp1.000 masing-masing 1 pak atau 100 lembar.
"Penukaran uang dapat dilakukan melalui aplikasi PINTAR ada barcode-nya untuk mendaftarkan satu KTP satu pendaftaran dan masyarakat juga bisa mendatangi kas keliling kami," jelasnya.
BI DIY bersama delapan perbankan dan 37 bank peserta yang turut dalam program Serambi ini. Di antara delapan perbankan ini diselebrasikan dengan kendaraan kas keliling dan nanti pada tanggal-tanggal tertentu akan mangkal di kawasan Pura Pakualaman.
“Kami cari tanggal yang kira-kira masyarakat sudah gajian. Mulai 25 sampai awal bulan (April), sehingga ada yang ditukarkan sebagai bekalnya," terangnya.
Masyarakat diberikan kesempatan lebih luas untuk menukar uang baru di tempat yang resmi, sebab mobil layanan kas keliling dari BI akan ada di lima titik kabupaten dan kota. Dan juga bersama delapan perbankan dengan mobil keliling ada di enam titik, serta 37 perbankan di DIY.
Masyarakat bisa mengkonfirmasi ke bank masing-masing untuk mengetahui bank di cabang mana yang melayani penukaran. Pun BI memastikan ketersediaan uang untuk HBKN ramadan dan lebaran tahun ini aman seperti tahun-tahun sebelumnya.
Di tempat yang sama, Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengatakan, penukaran uang sebagai aktivitas rutin yang dilakukan di bulan ramadan khususnya menjelang lebaran oleh masyarakat. "Ini tentunya kebutuhan uang baru khususnya meningkat," katanya.
Santoso menjelaskan sebagai bank pelaksana pihaknya siap melayani penukaran uang baru untuk masyarakat khususnya di Bank BPD DIY. "Kalau tahun kemarin Rp 140 miliar (uang tukar yang disiapkan), tahun ini berusaha untuk di angka Rp 100 miliar," imbuhnya. (wia/pra)
Editor : Satria Pradika