Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Taman Perwira Akan Menjadi Salah Satu Tempat Pembangkit Ekonomi Masyarakat Kelurahan Prawirodirjan Jogja

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 17 Maret 2024 | 03:17 WIB

 

APRESIASI: Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo saat pasar sore ramadan yang menyediakan berbagai menu takjil, di Taman Perwira, bantaran Kali Code, kawasan Prawirodirjan, Kota Jogja, Sabtu (16/3).
APRESIASI: Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo saat pasar sore ramadan yang menyediakan berbagai menu takjil, di Taman Perwira, bantaran Kali Code, kawasan Prawirodirjan, Kota Jogja, Sabtu (16/3).

JOGJA - Masyarakat Kelurahan Prawirodirjan meresmikan Taman Perwira sekaligus membuka Festival Lembah Code Pasar Sore Ramadhan 2024 di sekitaran bantaran sungai Kali Code Kelurahan Prawirodirjan, Sabtu (16/3).

Ketua LPMK Kelurahan Prawirodirjan Shodiq Ridwanto menjelaskan, Festival Lembah Code ini adalah bagian dari kegiatan rutin dari Kelurahan Prawirodirjan yang awalnya bernama Festival Kuliner

SEMARAK: Suasana pasar sore ramadan yang menyediakan berbagai menu takjil, di Taman Perwira, bantaran Kali Code, kawasan Prawirodirjan, Kota Jogja, Sabtu (16/3).
SEMARAK: Suasana pasar sore ramadan yang menyediakan berbagai menu takjil, di Taman Perwira, bantaran Kali Code, kawasan Prawirodirjan, Kota Jogja, Sabtu (16/3).

Kemudian atas arahan dari Lurah Prawirodirjan, tempat ini dibangun sebagai fasilitas bagi warga masyarakat Prawirodirjan.

"Sehingga terwujudlah Taman Perwira ini yang nanti diharapkan taman ini bisa menjadi satu kawasan yang menjadi titik pembangkit ekonomi di kelurahan Prawirodirjan," jelasnya.

Shodiq mengungkapkan dengan bertepatannya dengan bulan suci Ramadhan.

Maka pelaksanaan Festival Lembah Code ini kemudian menjadi pasar sore ramadhan Prawirodirjan.

Nantinya Festival Lembah Code ini akan berganti-ganti tema pada setiap tahun.

Harapannya nanti di kawasan lembah code yang memwilayahi Kampung Sayidan dan Kampung Prawirodirjan ini bisa berkembang.

"Kalau kita mendengar nama kawasan bantaran sungai itu pasti menjadikan kawasan yang banyak minusnya. Cuma di Kelurahan Prawirodirjan ini menghendaki bahwa kawasan Lembah Code ini harus diberdayakan, harus bersih, dan harus menimbulkan dampak kesejahteraan bagi masyarakat sekitar," ungkap Shodiq.

Menurut Shodiq, kawasan Taman Perwira ini nantinya juga akan menjadi sebagai kawasan destinasi wisata baru.

Sebab, wilayah ini cukup seksi. Di mana, kawasan ini berbatasan langsung dengan Kali Code dan Kali Code adalah ikon dari Kota Jogja.

Mantri Pamong Praja Kemantren Gondomanan Cahyo Wijayanto mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga masyarakat yang sudah memungkinkan dibangunnya Taman Perwira. 

Menurut Cahyo, pembentukan Taman Perwira ini adalah salah satu rangkaian yang panjang serta ide besar dari Kota Jogja.

Di mana, Kota Jogja atau kawasan seperti pinggir kali ini harus ditata sedemikian rupa agar menjadi cantik.

"Salah satunya di Taman Perwira ini. Dan ini adalah hal yang patut kami syukuri bersama-sama," tegasnya.

Shodiq juga mengatakan kehadiran Taman Perwira ini menjadikan warga masyarakat Prawirodirjan bersama LPMK sangat antusias untuk menyambut kehadiran taman ini.

Sebab, ini akan menjadi ikon peningkat kesejahteraan di Kelurahan Prawirodirjan.

"Harapan kedepannya mudah-mudahan berbagai event dan berbagai kegiatan bisa dilaksanakan di tempat ini," harapnya.

Pejabat Wali Kota Kota Jogja Singgih Raharjo sangat mengapresiasi masyarakat Prawirodirjan yang sudah mempercantik kawasan ini.

Sebab, menurutnya, kawasan kali yang biasanya terkesan kumuh dan kotor bisa disulap menjadi tempat yang sangat nyaman.

"Saya melihat sudah estetik. Kemudian jaga lingkungan yang penting juga supaya bersih," tuturnya.

Singgih mengimbau kepada masyarakat Kelurahan Prawirodirjan agar menjaga kebersihan sungai Code ini. Sebab baginya hal itu adalah hal yang sangat penting.

"Karena kalau di sini sudah bagus sungainya banyak sampah itu juga tidak ada artinya. Untuk itu kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah itu juga harus di edukasi," tandasnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#taman #Perwira #pasar sore #Prawirodirjan