RADAR JOGJA - Dengan latar belakang generasi Milenial dan Z mendominasi dengan menyumbang 55 persen suara dalam Pemilu 2024. Hal ini tentunya menjadi peluang politik bagi kaum mida untuk ikut serta dalam kontestasi politik. Seperti yang dilakukan oleh Angga Pratama dan Rizal Aldyatma.
Kedua caleg ini terjun dalam kontestasi politik, untuk mewakili suara kaum muda dan masyarakat Kulon Progo. Kedua caleg ini berkemungkinan memperoleh kursi DPRD Kabupaten Kulon Progo jika dilihat dengan perbandingan suara dengan caleg lainnya.
"Berdasarkan data yang berasal dari saksi dan rekap, jumlah suara yang didapat 3.517 suara," ucap Angga Pratama, saat ditemui Radar Jogja di kediamannya, Sabtu (9/3).
Angga menjelaskan, alasan terjun ke dunia politik agar dapat menyuarakan aspirasi masyarakat. Ia memiliki pengalaman pahit saat mengaspirasikan suara masyarakat. Berupa penolakan. Pencalonannya diharapkan mampu mengakomodir suara masyarakat yang selama ini belum tersalurkan dengan baik.
Selama masa kampanye, ia tak hanya menggunakan baliho untuk memperkenalkan dirinya. Namun juga melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk menciptakan bounding dengan masyarakat. Menurutnya, kaum muda seperti dirinya perlu bekerja keras dalam memperkenalkan diri ke masyarakat.
Pemilu 2024 ini, kali pertama bagi Angga menyusuri jalan politik. Sebelumnya ia hanya bekerja dan berorganisasi di forum masyarakat maupun daerah. Walaupun baru mencoba peruntungan di dunia politik, ia mampu bersaing dengan caleg incumben. Terbukti di Kalurahan Sidomulyo, dirinya mampu meraup suara banyak."Tidak mengincar posisi komisi, apapun yang diberi akan diterima, karena prinsipnya sebagai wakil," ucap Angga.
Angga menjelaskan, dirinya tak terlalu memikirkan posisi apa yang ia dapat di DPRD Kulon Progo. Ia hanya ingin fokus menyalurkan aspirasi masyarakat, dan berkegiatan langsung di lapangan untuk menjaring aspirasi. "DPRD itu disimbolkan sebagai pegawai kontrak lima tahunan, dan dibayar oleh rakyat," ucap Angga.
Angga yang kelahiran 1996, ingin juga menyalurkan suara kaum Generasi Milenial dan Z. Generasi ini disebut kesulitan mencari pekerjaan didalam wilayah Kulon Progo. Jalan yang ia ambil untuk menuntaskan hal tersebut melalui kebijakan yang mengatur tentang angkat kerja.
Rizal Aldyatma memiliki pemikiran yang sama mengenai ketersedian lapangan kerja bagi Generasi Z di Kulon Progo. Pemuda kelahiran 2000 ini, juga menyuarakan suara Generasi Z, yang selama ini sering terpinggirkan."Inginnya ke komisi dengan sektor pendidikan ataupun komunikasi," ucap Rizal, saat dihubungi Radar Jogja, Jumat (8/3).
Rizal mengungkapkan, dirinya ingin berkontribusi di bidang pendidikan ataupun komunikasi. Bidang tersebut, ia pilih karena sesuai dengan bidang yang digeluti selama ini. Kendati berminat di bidang pendidikan, ia tak menutup diri di bidang lainnya karena baginya aspirasi masyarakat lebih penting.
Berbeda dengan Angga yang tak pernah mengikuti organisasi polirik. Rizal sebelum terjun di dunia politik ia sempat masuk Banteng Muda Indonesia (BMI), yang merupakan sayap organisasi PDIP. Tak hanya itu, ketika masih berstatus mahasiswa dirinya juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan.
Rizal adalah putra dari Bupati Kulon Progo periode 2011-2019 Hasto Wardoyo, yang kini merupakan Kepala BKKBN. Rizal menganggap figur orangtuanya juga cukup membantu dirinya dalam menarik simpati. Ia tak menampik keberadaan orangtuanya berperan besar bagi kemenangannya. Rizal berharap, usai pelantikan ia bisa langsung bekerja. Tak muluk-muluk dirinya hanya ingin melanjutkan perjuangan ayahnya di Bumi Binangun. (cr7/pra)
Editor : Heru Pratomo