JOGJA- Pelakasanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Jogja akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Sejalan dengan itu, sejumlah nama mulai banyak diperbincangkan dalam bursa kontestasi calon Wali Kota Jogja diantaranya Heroe Poerwadi, Budi Waljiman dan Singgih Raharjo.
"Ya mas Insyallah siap," ujar Mantan Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi saat ditanyai mengenai isu pencalonan dirinya di Pilkada 2024, Kamis (14/3/2024).
Heroe Poerwadi merupakan Wakil Wali Kota Jogja periode 2017-2022. Karena merupakan ketua DPD PAN Kota Jogja, otomatis dirinya diusung oleh partai PAN berdasarkan hasil Musda 2020, Rakerda 2021 maupun 2022.
"Maka, sebagai orang yang dipercaya dan diberi amanat untuk maju sebagai calon Wali Kota, dengan Bismillah, kami siap untuk mewujudkan amanat tersebut," tuturnya.
Dalam pengusungan calon Wali Kota Jogja, PAN tidak bisa sendiri karena kursi di DPRD Kota Jogja kurang. Dari minimal perolehan 8 kursi di DPRD Kota Jogja, PAN hanya mampu mendapatkan 4 kursi dalam Pemilu 2024.
"Nanti kita akan menjalin kokunikasi dengan beberapa partai politik, untuk nanti bisa berjuang bersama-sama di Pilkada 2024," tandasnya.
Nama yang muncul selanjutnya adalah Budi Waljiman yang merupakan kader dari partai Gerindra. Dalam Pileg 2024, Gerindra mendaptkan 5 kursi DPRD Kota Jogja.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Jogja Sinarbiyat Nurjanat menyampaikan bahwa nama Budi Waljiman yang akan diusung Gerindra dalam Pilkada 2024 Kota Jogja. Prodil Budi Waljiman adalah calon legislatif partai Gerindra dari Dapil Kota Jogja yang sukses menuju DPRD DIY.
"Partai Gerindra memberi ruang dan kesempatan pada kader terbaik. Salah satunya, mas Budi Waljiman untuk maju atau ikut berkontestasi dalam Pemilukada tahun 2024 ini nanti," kata Sinarbiyat.
Sama halnya dengan PAN, Partai Gerindra juga tidak lolos syarat untuk pengusungan calon secara mandiri. Bermodalkan lima kursi DPRD Kota Jogja, pihaknya akan melakukan koalisi
"Kita sudah berkomunikasi. Ya, pasti Gerindra akan berkoalisi karena tidak bisa mengusung calon sendiri," ujarnya.
Sosok terakhir yang santer diperbincangkan adalah Singgih Raharjo yang kini masih aktif menjabat sebagai Penjabat Walikota Jogja. Singgih menyandang status non parpol karena masih berstatus ASN. Singgih sangat berpotensi dilirik oleh partai politik mengingat kiprahnya saat menjadi Pj dan kebetulan masih berstatus non parpol.
Saat ditemui di Balai Kota Jogja, Kamis (14/3/2024) ketika ditanyai perihal sudah adakah partai politik yang mendekat pihaknya menjawab fokus menjalankan tugas terlebih dahulu.
"Saya menjalankan tugas dulu, fokus menyelesaikan tugas menjadi penjabat wali kota Jogja," ujarnya.
Singgih tidak menjawab pertanyaan yang menanyakan partai mana yang sudah menjalin komunikasi. Ia beralasan karena penyelenggaraan Pilkada masih lama.
"Pertanyaan tang sulit dijawab," kelakarnya saat menjawab pertanyaan perihal kesiapan dirinya untuk dipinang oleh parpol besok. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin