Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jumlah Infak Selalu Nol Rupiah, Berikut 4 Fakta Masjid Jogokariyan yang Wajib Kamu Ketahui

Retno Nawangwulan • Kamis, 14 Maret 2024 | 20:05 WIB
Tangkapan layar Masjid Jogokariyan Yogyakarta
Tangkapan layar Masjid Jogokariyan Yogyakarta

RADAR JOGJA-Masjid Jogokariyan merupakan salah satu masjid yang paling ikonik di Yogyakarta. Masjid yang terletak di Jalan Jogokaryan, No.36, Mantrijeron, Kota Yogyakarta ini memiliki banyak keunikan yang tidak dimiliki oleh masjid pada umumnya. 

Berikut beberapa fakta unik yang dimiliki oleh Masjid Jogokariyan Yogyakarta.

1. Jumlah Saldo Infak Selalu Nol Rupiah

Keunikan pertama yang dimiliki oleh Masjid Jogokariyan adalah jumlah saldonya yang selalu nol rupiah. 

Masjid ini selalu berusaha memberikan pengumuman bahwa saldo infak mereka berjumlah nol rupiah. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat semakin semangat untuk menginfakkan hartanya. Seluruh pendapatan infak yang diterima akan disalurkan oleh panitia sampai habis di hari yang sama.

Tak hanya itu, mereka juga akan merasa sedih apabila jumlah infak terkumpul jutaan, sedangkan tetangga masjid tidak bisa berobat karena masalah biaya.

Menurut mereka, uang hasil infak dari masyarakat sudah selayaknya digunakan untuk hal-hal kebaikan, bukan malah ditimbun sampai banyak.

2. Undangan Unik

Salah satu strategi Masjid Jogokariyan agar para jamaah lebih bersemangat untuk menuaikan shalat di masjid adalah dengan memberikan undangan. 

Undangan yang dibagikan pun cukup unik. Dari data para jamaah yang sudah dikumpulkan sebelumnya, kemudian panitia akan membuatkan undangan layaknya undangan pernikahan.

Salah satu contohnya dengan menyertakan kalimat mengharapkan kehadiran bapak/ibu untuk datang ke masjid…dalam acara sholat Subuh berjamaah.

Hadis-hadis yang menerangkan mengenai keutamaan sholat Subuh juga dicantumkan dalam undangan tersebut.

Cara ini terbukti ampuh sehingga Masjid Jogokariyan selalu ramai bahkan di saat waktu sholat Subuh.

3. Menyediakan Ribuan Takjil Gratis di Setiap Ramadhan

Fakta ini menjadi salah satu alasan mengapa Masjid Jogokariyan menjadi salah satu tempat yang paling banyak di kunjungi di setiap bulan suci Ramadhan.

Tidak hanya jumlah takjil yang banyak, namun menu yang dihadirkan juga selalu beragam dan tentunya lezat. Seperti sop, soto, tongseng, rendang, hingga rawon dapat dinikmati secara gratis.

Meskipun jumlah takjil yang mereka sediakan sangat banyak, namun mereka selalu menggunakan piring sebagai tempat makannya. Hal itu bertujuan agar tidak menimbulkan sampah yang semakin banyak.

4. Kampoeng Ramadhan Jogokariyan

Pada bulan suci Ramadhan, Masjid Jogokariyan selalu mengadakan festival yang bernama “Kampoeng Ramadhan Jogokariyan”. Festival ini mampu menarik banyak pengunjung di setiap tahunnya.

Selain bisa menikmati takjil secara gratis, dalam festival ini kita juga dapat menemui banyak para pedagang yang menjual berbagai makanan maupun minuman untuk berbuka puasa.

Dengan adanya festival Kampoeng Ramadhan Jogokariyan ini mampu untuk menggerakkan ekonomi masyarakat Yogyakarta, khususnya bagi yang tinggal di daerah sekitar Masjid Jogokariyan. {}

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ramadhan #masjid #Jogokariyan #Jogja