JOGJA – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Jogja kembali menggelar Safari Ramadan. Penelaah Teknis Kebijakan Bagian Kesra Kota Jogja Dwiyono mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan di 14 masjid di seluruh Kota Jogja. Masing-masing satu masji di setiap kemantren yang akan disambangi Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo.
Yang telah terjadwal adalah Masjid Muqorobi Kemantren Tegalrejo pada Kamis (14/3). Selanjutnya Masjid As- Shidiq di Kemantren Kraton pada Kamis (21/3). “Safari Ramadan akan dilaksanakan hingga akhir menjelang Lebaran,’’ujarnya.
Sedangkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja menyelenggarakan profram bersih-bersih masjid dan setting soundsystem di masjid atau musala. Kegiatan ini sudah dimulai 24 Februari lalu. Ketua Baznas Kota Jogja Syamsul Azhari menyampaikan rata-rata tim menyelesaikan dua sampai tiga masjid atau musala per hari. “Kami bekerjasama dengan tim akustik DMI (Dewan Masjid Indonesia) DIJ untuk pengaturan dan setting soundsystem atau pengeras suara masjid," tuturnya.
Dari temuan di lapangan, mereka banyak menemukan soundsystem masjid dengan spek yang bagus tetapi tidak maksimal suaranya. Hal tersebut dinilai karena pengarus setting akustik masjid yang kurang tepat. "Walaupun sound-nya bagus tetapi kalau tim akustiknya tidak bisa menyetting nantinya suara khotib dan imam juga kurang bagus atau kurang maksimal," jelasnya.
Menurutnya, di Kota Jogja terdapat sekitar 1. 000 masjid dan musala. Dalam program tersebut, tidak semua masjid atau musala disambangi, tetapi hanya yang dinilai sesuai kriteria Baznas Kota Jogja.Tim juga telah dilatih di Jakarta oleh TOA Galva Prima untuk setandardisasi sound system. “Termasuk supaya tidak terlalu keras dan mengganggu lingkungan," tandasnya.(oso/din)
Editor : Satria Pradika