Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tumpukan Sampah di Kota Jogja Masih Banyak Ditemukan, DLH Mencatat 15 Titik Tumpukan Sampah Liar

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 7 Maret 2024 | 01:17 WIB
Proses pemilahan sampah yang berlangsung di TPA Banyuroto.
Proses pemilahan sampah yang berlangsung di TPA Banyuroto.

JOGJA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mencatat terdapat 15 titik lokasi yang sering ditemukan tumpukan sampah di Kota Jogja. Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja terus lakukan operasi dan telah luncurkan tindakan non yustisi berupa surat pernyataan bagi pelanggar.

"Tentu saja Satpol PP selaku penegak Perda tidak bisa langsung melakukan upaya operasi ataupun razia yustisi, tetapi akan kami komunikasikan dulu sehingga nanti masyarakat juga jelas kapan dan dimana mereka bisa membuang sampah," ujar Kepala Satpol PP Kota Jogja Octo Noor Arafat, Rabu (6/3/2024). 

Octo menyampaikan bahwa sampai saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat intuk memilih sampah dan mengurangi sampah rumah tangga. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah oknum masyarakat yang membuang sampah dengan sembarangan hingga menyebabkan tumpukan sampah. 

"Tentu saja operasi yustisi akan kami laksanakan setelah koordinasi dengan temen-temen DLH maupun Kemantren," tuturnya.

Satpol PP terus melakukan operasi dan menemukan beberapa pelanggar. Pelanggar tersebut kemudian akan diberikan hukuman non yustisi dengan membuat surat pernyataan. 

"Memang ada proses yang tetep kita lakukan (hingga) lanjut sampai ke pengadilan negeri atau tipiring," tandasnya.

Octo menyampaikan terdapat 15 titik yang sering ditemukan tumpukan sampah dari para oknum pembuang liar. Titik tersebut kemudian menjadi perhatian lebih dari Pemkot Jogja untuk melakukan proses penyadaran kepada masyarakat. 

"Beberapa jalan protokol menjadi fokus kami seperti jalan kusuma negara, Jalan KH Ahmad Dahlan dan beberapa titik termasuk di kawasan Kotabaru beberapa juga sudah kita lalukan monitorin," jelasnya.

Menurutnya, oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan dibeberapa titik lokasi tersebut dikarenakan mereka tau lokasi tersebut sering dilewati oleh armada angkut sampah DLH. Hal tersebut dimanfaatkan oleh oknum masyarakat yang bersangkutan. 

"jadi mereka memanfaatkan itu dan membuang sampah disitu terus kemudian (mereka berpikir) nanti juga akan ada DLH yang mengambil. Mengko lak ono sing jukuk," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Penanganan Persampahan DLH Jogja Mareta Hexa Sevana menambahkan 15 titik lokasi tersebut hingga saat ini masih sering dievakuasi oleh DLH. Jika di estimasi, keseluruhanya mencapai dua armada atau setara dengan 7-10 ton. 

"Lima belas titik lokasi tersebut adalah  Jl KH Ahmad Dahlan, Jl Mataram, Jl Magelang, Jl HOS Cokroaminoto, Jl Kusumanegara, Jl Siltan Agung, Jl Gejayan, Jl Kusbini, Jl Tukangan, Jl Pattimura, Jl Barikan, Jl Tri Tunggal, Jl Beteran, Jl Nyi Pembayun dan Jembatan Winong," pungkasnya. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#buang #Sampah #sembarangan