Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ada Salah Rekap, DPW PSI DIY Meminta Perbaikan Salinan SK Rekapitulasi Suara, KPU DIY: Ada Kesalahan Pencatatan Saja, Segera Diperbaiki

Elang Kharisma Dewangga • Rabu, 6 Maret 2024 | 23:34 WIB
HITUNG: Ketua KPU DIY Ahmad Shidqi (ketiga dari kiri) saat memimpin rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara pemilu 2024 tingkat provinsi di Ballroom Alana Hotel, Palagan, Sleman, Senin (4/3).
HITUNG: Ketua KPU DIY Ahmad Shidqi (ketiga dari kiri) saat memimpin rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara pemilu 2024 tingkat provinsi di Ballroom Alana Hotel, Palagan, Sleman, Senin (4/3).

JOGJA - Proses rekapitulasi tingkat provinsi kembali menjadi sorotan terkait adanya salah rekap. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DIY menyebut telah terjadi salah hitung suara partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg).

Ketua DPW PSI DIY Kamaruddin mengatakan, ada temuan kesalahan pada hitung suara yang tidak digabung antara suara parpol dan caleg.

KPU DIY terkesan tidak profesional dalam melakukan penetapan hasil perolehan suara partai politik di tingkat DIY atau provinsi.

"Dalam salinan lembaran keputusan KPU terkait rekapitulasi perolehan suara partai politik ada sebagian partai politik terjadi penjumlahan suara partai dan suara caleg, tapi PSI hanya dilakukan rekapitulsi hanya suara partai," katanya Rabu (6/3).

Bro Kamar sapaan akrabnya itu menilai hal ini akan berdampak serius dalam penentuan kursi di DIY. Kesalahan tersebut diketahui, setelah pihaknya melihat salinan SK Rekapitulasi KPU DIY pada Selasa (5/3).

Dia berharap KPU DIY segera melakukan perubahan surat keputusannya.

"Ya kita ada temuan itu setelah kita melihat dari salinan SK KPU yang kami dapatkan, ini ibyek salinan yang kita permasalahkan," ujarnya.

Jajaran PSI DIY meminta kepada KPU untuk segera memperbaiki salinan SK Rekapitulasi hasil perolehan suara Partai Politik ditingkat DIY/Provinsi.

Selain itu, PSI juga meminta Bawaslu melakukan pengawasan tekait perbaikan rekapitulasi hasil perolehan suara tersebut.

Pun PSI DIY menyayangkan kejadian salah rekap tersebut. Pihaknya menilai KPU DIY tidak profesional.

"Seharusnya apabila terjadi pengabungan suara partai dan suara caleg, PSI Dapil 1 DIY sebesar 16. 867 suara, sedangkan suara partai 6.064 suara," tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU DIY Tri Mulatsih membenarkan kesalahan tersebut.

Kesalahan itu terjadi pada saat pencatatan saja, bukan perhitungan suaranya.

"Jadi itu memang ada salah pencatatan nanti itu akan kita perbaiki jadi yang betul itu yang parpol ditambah calonnya. Itu akan kita prbaiki," katanya kepada Radar Jogja.

Dalam salinan Keputusan KPU DIY Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY tahun 2024, terdapat salinan lampiran I dan II.

Tri menyebut, untuk mengkroscek hasil suara bisa dilihat pada lampiran II.

Sebab, lampiran I adalah total dari penjumlahan total penghitungan suara parpol dan caleg dari Daerah Pemilihan (Dapil) I hingga VII provinsi.

Tak hanya PSI yang mengalani salah rekap. Beberapa partai lainnya pun juga mengalami hal serupa.

Seperti PKS dalam lampiran I Dapil 1 provinsi hanya tercatat total penghitungan suara parpol sebanyak 10.028 dan belum tercatat dengan jumlah suara caleg.

Kemudian, PAN hanya tercatat 3.004. Partai Demokrat hanya 2.006 suara dan masih banyak lagi lainnya.

"Kalau mau kroscek ada di lampiran II itu kok semua sudah betul disitu ada suara calon dan parpol bisa kroscek disitu," ujarnya.

Ditanya kendala yang terjadi saat penghitungan, Tri menyebut tak ada masalah.

Ini hanya soal kesalahan pencatatan saja. Pun KPU akan segera melakukan perbaikan.

"Kalau angka-angkanya memang sebenarnya sudah seperti itu, bisa kita lihat lampiran II misalnya kita mau jumlah manual angkanya sudah seperti itu. Hanya yang dilampiran I pencatatan yang penjumlahannya kurang tepat saja, yang nggak tepat ini nanti kita perbaiki secepatnya trus kita upload," tambahnya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#psi #kpu diy #calon legislatif