JOGJA - Sebagai komunitas yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan anak-anak jalanan yang termarjinalkan, Komunitas Sekolah Marjinal (KSM) secara kolektif terus melakukan berbagai inovasi dan program.
Termasuk, juga menjalin kolaborasi dengan sektor pendidikan tinggi.
Partnership KSM Shindy Ainun mengatakan, pihaknya membuka kesempatan seluas mungkin untuk menjalankan kolaborasi.
Teranyar yakni kolaborasi yang dijalin KSM adalah dengan mahasiswa Universitas Sains Islam Malaysia (USIM).
Disebutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberi manfaat yang signifikan bagi anak-anak jalanan yang menjadi fokus utama KSM.
"Kami berkolaborasi dengan Universitas Sains Islam Malaysia karena mereka adalah universitas yang terkenal dengan program pendidikan berkualitas tinggi," katanya, Selasa (5/3).
Shindy menjelaskan, melalui kolaborasi tersebut USIM melakukan kegiatan bertajuk sport day bersama anak-anak jalanan dengan berbagai kegiatan.
Mulai dari belajar seni, menggambar, mengaji, dan beberapa permainan seperti rebut gula-gula hingga bermain bola beracun.
"Kolaborasi ini diharap bisa menciptakan lingkungan belajar yang lebih beragam dan memperkaya pengalaman adik-adik," sambungnya.
Selain itu, Shindy berharap anak-anak tersebut bisa mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dan belajar dari mahasiswa dan dosen yang berpengalaman.
Secara garis besar, Shindy membeberkan, KSM adalah komunitas berbasis pendidikan yang didirikan untuk anak-anak marjinal di daerah Yogyakarta.
Mereka telah memulai aktivitas kegiatan pertamanya pada tahun 2024 ini.
Diakuinya, kolaborasi dengan USIM tersebut merupakan salah satu capaian penting yang menandai tonggak bersejarah KSM dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak jalanan yang kurang beruntung.
"Dengan pendekatan yang inklusif dan empatik, kami berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung bagi anak-anak tersebut," jelasnya.
Lebih lanjut, Shindy mengaku optimistis dengan potensi yang dimiliki anak-anak jalanan tersebut.
Sebab, mereka memiliki semangat belajar yang tinggi dan antusias untuk mempelajari hal-hal baru.
"Kolaborasi yang kami jalin selalu memberi harapan baru bagi adik-adik untuk memiliki masa depan yang lebih cerah, dan juga membuka pintu kesempatan yang sebelumnya sulit dijangkau," tandasnya. (iza)
Editor : Amin Surachmad