Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Puluh Lima Pohon di Jalan Jogja -Wonosari Ditebang

Heru Pratomo • Rabu, 6 Maret 2024 | 17:15 WIB
RAWAN TUMBANG: Pemangkasan pohon yang rawan tumbang di Jalan Jogja-Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (5/3) siang.Andi May/Radar Jogja
RAWAN TUMBANG: Pemangkasan pohon yang rawan tumbang di Jalan Jogja-Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (5/3) siang.Andi May/Radar Jogja

 

RADAR JOGJA - Antisipasi pohon tumbang yang membahayakan keselamatan pengguna jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul memangkas 25 pohon di Jalan Jogja-Wonosari tepatnya kawasan Hutan Bunder, Selasa (5/3).


Jalan Jogja - Wonosari memiliki tingkat kerawanan akan insiden pohon tumbang saat cuaca ekstrem yakni hujan yang disertai angin kencang melanda wilayah Gunungkidul.


Kepala Dinas Perhubungan Rakhmadian Wijayanto menyebut, pemangkasan pohon merupakan rekomendasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) selaku pemilik aset di Hutan Bunder.

"Kami bersama dengan BNPB, memangkas pohon-pohon yang dikhawatirkan ambruk ke jalan ketika musim hujan," ujar Rakhmadian saat ditemui di Jalan Jogja Wonosari.


Pohon yang dipangkas yakni pohon dengan kemiringan hingga ke badan jalan. Pemangkasan pohon di kawasan Hutan Bunder akan dilaksakanan selama dua hari dan akan dilaksanakan dalam kurun waktu yang cepat sehingga tidak mengganggu lalu lintas.

"Usai pemangkasan, batang-batang pohon kami evakuasi agar tidak mengganggu lalu lintas di Jalan Jogja - Wonosari," ungkapnya.


Pohon yang dipangkas, kata Rakhmadian, relatif berukuran besar dan membahayakan pengguna jalan jika tertimpa pohon saat tumbang. Selain besar, pohon yang berumur tua juga menjadi kriteria yang harus dipangkas seperti pohon Jati yang agar miring ke badan jalan.

"Upaya kami untuk menjamin rasa aman dan keselamatan untuk pengendara di saat hujan deras ataupun angin kencang," ucapnya.


Selain itu, kata Rakhmadian, dengan pemangkasan pohon lampu penerangan jalan lebih optimal dalam pencahayaan badan jalan pada malam hari.

Ia juga tak menapik pemangkasan pohon yang dilakukan sempat mengenai kabel-kabel listrik yang terpasang. Namun, hal itu dapat diatasi secepatnya. "Nanti juga akan ada penambahan lampu penerangan jalan umum di Jalan Jogja - Wonosari," jelasnya.


Insiden pohon tumbang di Jalan Jogja - Wonosari sempat menimpa pemotor hingga luka-luka saat cuaca ekstrem melanda, (19/1) lalu. Pemangkasan pohon tumbang agar mengantisipasi insiden serupa agar tidak terjadi kembali. (cr6/pra)

Editor : Satria Pradika
#dishub #BPBD #kabupaten gunungkidul