RADAR JOGJA - Rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2024 di tingkat Kabupaten Kebumen sempat diwarnai aksi unjuk rasa. Aksi ini dilakukan massa yang tergabung dalam Kanal Revolusi dan Demokrasi Kebumen. Mereka bersuara di depan Kantor KPU Kebumen untuk manyampaikan dugaan kecurangan pemilu.
Aksi tersebut diwarnai pemasangan spanduk berisi kecaman terhadap KPU atas dugaan pelanggaran pemilu secara terstruktur, masif dan sistematis. Terdapat dua spanduk berukuran besar terpasang di halaman Kantor KPU Kebumen, Jalan Arumbinang Nomor 14 Kebumen.
Aksi ini mendapat pengamanan ketat dari personel Polres Kebumen dan Kodim 0709/Kebumen. "Apapun bentuk kecurangan pemilu adalah kejahatan. Konteks ini kejahatan konstitusi," kata orator dalam aksi Sujud Sugiarto.
Unjuk rasa tersebut berlangsung damai, meski bersamaan dengan rapat pleno rekapitulasi suara. Peserta aksi tampak ditemui langsung jajaran Komisioner KPU Kebumen. Mereka berorasi sekitar 30 menit dengan menyuarakan keresahan terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024. "Ada beberapa hal terkait konflik kepentingan di kecamatan. Terkait pelanggaran sudah saya sampaikan ke intansi terkait," ucap Sujud.
Sujud menegaskan, aksi digelar tanpa ada tendensi dari peserta pemilu manapun. Bahkan, kata dia, hanya sekadar cetak spanduk saja peserta rela urunan. Lebih lanjut, dia meminta agar KPU tidak main mata dengan pesert pemilu. Kemudian dapat menjalankan tugas dan funsi sesuai aturan berlaku. "Kami tulus itu uang dari jual gabah, bukan dari paslon. Kami datang kesini tidak ada muatan politik," ujarnya.
Sujud memastikan, aksi serupa akan kembali digelar bahkan berpotensi melibatkan masa lebih besar, manakala KPU nekat melakukan pelanggaran. Petuga KPU, kata dia, harus menunjukkan integritas dan kejujuran dalam setiap tahapan pemilu. "Jangan ada sedikitpun kecurangan. Kami siap membedah, baik di meja hukum maupun di jalanan," ungkapnya.
Ketua KPU Kebumen Dzakiatul Banat mengatakan, sejauh ini petugas penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten hingga desa telah menjalankan tugas sesuai koridor. Ia pun menampik terhadap segala tuduhan kecurangan yang dialamatkan kepada KPU Kebumen.
"Pada intinya saya setuju bahwa integritas itu penting. Dan kami berterimakasih kedatangan bapak ibu sekalian mengingatkan agar kami memegang teguh intergritas," jelasnya. (fid/din)
Editor : Satria Pradika