Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kisah Inspiratif Dimas Listyo Anggriawan, Merintis Usaha dari Nol, Modal Pakai Sisa Gaji Kerja saat Kuliah

Jihan Aron Vahera • Selasa, 20 Februari 2024 | 17:50 WIB

 

AWALNYA PECINTA KUCING: Karyawan Pet shop milik Dimas Listyo Anggriawan tengah menunggu pembeli (13/2).
AWALNYA PECINTA KUCING: Karyawan Pet shop milik Dimas Listyo Anggriawan tengah menunggu pembeli (13/2).

RADAR JOGJA - Langkah Dimas Listyo Anggriawan dalam berwirausaha ini patut ditiru. Ya, pria asal Purworejo ini merintis usaha dari nol. Bahkan dia rela menggunakan uang sisa kerjanya saat kuliah untuk modal usaha.

 Ulet adalah kata yang bisa menggambarkan pria kelahiran Magelang, 7 Oktober 1988 ini. Berkat keuletan dan semangatnya, Dimas kini memiliki usaha pet shop (toko hewan peliharaan) di wilayah Purworejo dengan omzet Rp 3 juta per hari.

Rupanya, niat dan tekad untuk berwirausaha sudah muncul sejak di bangku kuliah. Saat kuliah, dia berkerja sembari menabung. Sampai akhirnya membulatkan tekad mulai merintis usaha sejak lulus kuliah pada 2014 lalu menggunakan uang sisa hasil kerjanya itu.

"Saya merasa kurang cocok bekerja sama orang. Jadi saya bulatkan tekad untuk berwirausaha," ujarnya kepada Radar Jogja belum lama ini (13/2).

Menurutnya, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dengan berwirausaha. Pertama, ketika anak sudah dewasa dan susah mendapatkan pekerjaan atau buat usaha sendiri, usahanya bisa diteruskan ke anak. "Kalau ada apa-apa dengan saya, anak, dan istri masih bisa mendapatkan pendapatan," ungkap lulusan Pendidikan Teknik Elektro, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu.

Pada akhirnya dia memutuskan untuk membuat sejumlah usaha, mulai dari toko aksesoris hingga jualan kuliner. "Namun, sekarang sudah tutup karena dampak pandemi Covid-19 lalu," terangnya.

Hingga akhirnya yang masih jalan sampai saat ini adalah usaha pet shop. Awalnya, dia memutuskan untuk membuat usaha itu karena dia seorang pecinta kucing. Saat kuliah dia juga ikut komunitas pecinta kucing.

Selesai skripsi, dia baru mulai merintis. Dia memulainya dengan mencari informasi supplier dan calon pelanggan yang banyak dibutuhkan atau diminati produk apa saja. "Karena modal sangat kecil dan pakan kucing lumayan mahal. Jadi sekali saja salah beli merk, uang bakal berhenti dan nggak bisa muter," jelasnya.

Akhirnya beberapa upaya dia lakukan seperti melakukan pemasaran dengan menawarkan produk-produk ke anggota komunitas. Sampai akhirnya bisa memiliki toko untuk usahanya itu. Kendala saat ini yang dia alami yaitu belum ada sales yang mau kirim produk ke arah Purworejo.

Meski demikian, dia selalu memiliki strategi untuk menghadapi setiap kendala yang ada. Menurutnya, berwirausaha tidaklah mudah, banyak tantangan yang perlu dihadapi. "Misalnya, setiap ada kompetitor baru, harga jual pasti turun. Pernah juga dapat karyawan yang tidak jujur. Itu juga sebuah tantangan," ungkapnya.

Kisah Dimas ini menjadi inspirasi khususnya bagi anak muda di Purworejo khususnya yang baru lulus kuliah. Berwirausaha memiliki banyak tantangan dan perlu keyakinan. Ceritanya membuktikan bahwa tekad dan kerja keras dapat membawa setiap orang ke jalan rezeki masing-masing. (laz)

 

Editor : Satria Pradika
#Dimas Listyo Anggriawan #pet shop