Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Binaan Camp Assessment Mergangsan Jogja Dipastikan Tidak Ada yang Menggunakan Hak Pilihnya

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 14 Februari 2024 | 00:25 WIB
Kepala bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Budhi Wibowo.
Kepala bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Budhi Wibowo.

Jogja - Warga binaan di Camp Assesment Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Mergangsan, Kota Jogja dipastikan tidak ada yang menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024. Hal itu dikarenakan warga binaan di Camp Assesment tersebut merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tidak diketahui identitasnya.

Baca Juga: Unik, Panitia TPS 19 Kocoran Baru Depok Sleman Ternyata Didominasi Satu Trah Keluarga

"Info yang kami terima warga binaan sini semuanya tidak ada yang mencoblos," ujar Kepala bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Budhi Wibowo kepada Radar Jogja, Selasa (13/2/2024).

Baca Juga: Kendalikan Potensi Kehilangan Air, PDAM Tirta Handayani Gunungkidul Gandeng Kampus Akatirta

Menurut keterangan Budhi, beberapa waktu lalu Camp Assessment Mergangsan Kota Jogja sempat didatangi oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) setempat. Mereka menyebutkan warga binaan di Camp Assessment tersebut tidak memenuhi syarat sebagai pemilih.

Baca Juga: Begini Penampakan TPS 40 yang Jadi Lokasi Bupati Sleman dan Keluarga Nyoblos, KPPS: Tidak Ada Persiapan Khusus

"Beberapa waktu lalu memang ada dari Panwaslu yang datang tapi sepertinya tidak ada yang memenuhi syarat," tandasnya.

Baca Juga: Jelang Pemungutan Suara, Ribuan Surat Suara Rusak dan Sisa di Purworejo Dimusnahkan

Sementara itu, Pekerja Sosial Camp Assesment Dinsos DIJ Dicky Saleh menambahkan bahwa sekitar tiga bulan yang lalu dari KPPS Kemantren Mergangsan mendatangi Camp Assessment. Kedatangan tersebut karena pihak Camp Assesment juga meminta terkait pendataan.

Baca Juga: Aplikasi Sirekap Sering Ngadat, Begini KPU Kulon Progo Siapkan Mekanisme Untuk KPPS Pemilu 2024

"Kesimpulannya adalah di Camp Assessment tidak ada karena tidak terdata. Rata-rata disini ODGJ atau psikotik," ujarnya.

"Rata-rata kan mereka tidak punya KTP, tidak bisa diidentifikasi, sakit dan sulit berkomunikasi," imbuhnya.

Baca Juga: Valentine's Day: Empat Zodiak ini Paling Romantis, Ternyata Punya Gelar Supernova dalam Seni Berpacaran!

Dicky juga menyampaikan untuk Camp Assesment Mergangsan, Kota Jogja memang penghuninya khusus ODGJ. Lain hal untuk penghuni Camp Assessment 2 di Sewon, Bantul. Di Camp Assessment 2 Sewon ada beberapa gelandangan dan pengemis yang sudah dipulangkan untuk memenuhi hak pilih mereka.

"Klien disana yang punya hak pilih sudah kami pulangkan ke asalnya masing-masing," tandasnya.

Baca Juga: Bermuka Dua atau Bermuka Seribu? Empat Zodiak Ini Buktikan Bahwa Kegelapan Adalah Sisi Terbaik

Rata-rata klien yang mempunyai hak pilih tersebut berasal dari DIJ. Mereka sudah dipulangkan kurang lebih seminggu yang lalu.

"Kemarin terakhir yang kita pulangkan itu orang Gunung Kidul dan Bambanglipuro, Bantul," jelasnya.

Baca Juga: Tiga TPS di Kota Magelang Masuk Kategori Rawan, Karena Kerap Terjadi Konflik Sosial, Jumlah Personel Gabungan Yang Dikerahkan Sebanyak Ini...

Jumlah klien yang mempunyai hak pilih yang telah dipulangkan dari Camp Assessment 2 Sewon tidak banyak, lanjut Dicky. Hanya sekitar 5% dari jumlah total.

"Sedikit jumlahnya, dari 128 warga binaan mungkin hanya sekitar 6 orang," tandasnya.

Baca Juga: Selama Dua Minggu Stok Beras di Purworejo Dipastikan Aman, Segini Jumlahnya...

Setelah pencoblosan, mereka dipastikan tidak kembali ke Camp Assessment 2 Sewon. Hal tersebut karena mereka telah bertemu dengan keluarganya masing-masing.

"Kecuali kalau mereka menggelandang kembali kemudianterkena penertiban, mau tidak mau ya harus kami terima," pungkasnya. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #Warga binaan #hak pilih