JOGJA - Cuaca hujan ekstrem belakangan ini di Kota Jogja menyebabkan banyak fenomena yang muncul.
Salah satu fenomena tersebut adalah banyaknya binatang liar seperti ular, biawak, dan tawon masuk ke rumah warga.
Sepanjang bulan Januari 2024, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja mencatat telah mengevakuasi empat ekor ular, dua biawak dan 55 operasi tangkap tawon (ott).
Evaluasi yang dilakukan Damkarmat paling banyak adalah sarang tawon.
"Belum tahu hubunganya ya sarang tawon itu, kenapa kok menjadi banyak permintaan."
"Mestinya kan sarang tawon tidak (muncul) tiba-tiba," kelakarnya.
Dalam melakukan evakuasi, mereka dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) agar sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Penentuan jumlah petugas tersebut berdasarkan tingkat kesulitan di lapangan.
"Tempat dan posisi (sarang) sangat berpengaruh."
"Kalau posisinya nggandul di ketinggian itu cukup mudah, tapi kalau posisinya nempel di tembok atau di atap rumah, itu yang sulit," tandasnya.
"Untuk bulan Januari 2024 saja, sudah puluhan aduan evakuasi sarang tawon itu."
"Masyarakat juga bisa segera melapor lewat telepon ke nomor Damkarmat jika ada temuan terlebih yang membahayakan," imbuhnya. (cr5)
Editor : Iwa Ikhwanudin