Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Adu Gagasan Calon Ketua OSIS SMPN 2 Jogja, Siapa yang Unggul ?

Gunawan RaJa • Kamis, 25 Januari 2024 | 21:58 WIB
KONDUSIF - Tiga kandidat mengikuti agenda adu gagasan pemilihan calon Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 2 Jogja Kamis (25/1/2024).
KONDUSIF - Tiga kandidat mengikuti agenda adu gagasan pemilihan calon Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 2 Jogja Kamis (25/1/2024).

JOGJA - Adu gagasan calon Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 2 Jogja 2024 rampung digelar.

Tiga calon berhasil menguasai panggung adu gagasan yang didirikan di halaman sekolah setempat.

Baca Juga: Kelurahan dan Kecamatan Lebih Sat Set dalam Antar Jemput Pasien, Pemkab Magelang Beri Bantuan Ambulans, Segini Jumlahnya...

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMPN 2 Jogja Sakir Marwanto mengaku puas dengan performa ketiga calon.

Adu gagasan ini untuk memperebutkan kursi ketua OSIS periode 2024-2025.

Baca Juga: Kementerian dan Lembaga Diminta Segera Siapkan Formasi Khusus CPNS di IKN

Calon nomor urut 1 Dzakeeya Alzena, nomor urut 2 M.H. Al Farqy dan nomor 3 Charis Laksono B.

"Adu gagasan itu disampaikan di hadapan panelis, siswa dan seluruh karyawan lingkungan SMPN 2 Jogja," kata Sakir Marwanto.

Baca Juga: Lama Singgah Wisatawan di Sleman Masih Rendah, Dinas Pariwisata Beberkan Penyebabnya

Dikatakan, adu gagasan yang berlangsung hampir dua jam ini berlangsung kondusif.

Format adu gagasan dibuat dalam tiga segmen.

Baca Juga: Duh...., Oknum Guru SD di Gunungkidul Ini Terciduk Berbuat Mesum Hingga Ancam Siswanya Bungkam. Begini Kronologisnya !

Segmen pertama calon menyampaikan visi misi dan program kerja.

Kemudian panelis mempertanyakan dan terakhir audiens termasuk murid dipersilakan melempar isu.

Baca Juga: Pecinta Drakor Merapat! Ini Dia Profil Lengkap Han So Hee dan Deretan Dramanya

"Lalu ketiga calon menjawab secara bergantian, dan diakhiri dengan closing statement," ujarnya.

Siapa paling unggul dalam adu gagasan ketiga calon, menurut Sakir semua keputusan ada di tangan murid, guru maupun karyawan di sekolah.

Baca Juga: Kronologis Perbuatan Mesum Dua Guru SD di Tanjungsari Gunungkidul, Siswa yang Memergoki Sempat Ketakutan dan Diancam Untuk Bungkam

Pemungutan suara siswa hanya berasal dari kelas XII dan XIII.

"Karena kelas IX sudah tidak ada agenda menjadi ketua atau pengurus OSIS," jelasnya.

Baca Juga: Cegah Sakit dan Meninggal Dunia, Dinkes DIY Libatkan Puskesmas dan PSC 119 Pantau dan Monitor Kesehatan Anggota KPPS

Proses penjaringan hingga mengerucut ke tiga calon, dilalui dengan sejumlah tahapan.

Mulai dari pengajuan setiap kelas, hingga proses seleksi.

Baca Juga: Kasus TKD Caturtunggal Sleman : Penasihat Hukum Krido Memohon Maaf Atas Nama Kliennya dan Berharap Tuntutan Proporsional

Sampai pada akhirnya muncul 25 nama, dan satu di antaranya terpilih menjadi ketua OSIS setelah melalui proses pemungutan suara.

"Pemungutan suara rencananya dilaksanakan hari Jumat (26/1/2024). Tidak menggunakan kertas tapi dilakukan dengan metode mobile elektronik," terangnya.

Baca Juga: Terdampak Tol Jogja-Bawen, Uang Ganti Rugi Warga Pagersari Akan Digunakan Untuk Ini...

Sementara itu, salah seorang kepala sekolah swasta di Bantul Ridwan Rahadiyanto menyebut, salah satu kandidat calon Ketua OSIS SMPN 2 Jogja tersebut merupakan alumnus-nya.

Pihaknya ikut bangga karena alumnus tersebut terlibat dalam pemilihan ketua OSIS.

Baca Juga: Teror Pria Pesepeda di Yogyakarta Berakhir, Polisi Berhasil Amankan Rabu Malam

"Memang dalam dunia pendidikan tidak hanya akademik yang diperjuangkan, namun ada pengembangan dari karakter dan juga keterampilan lain juga harus selaras diperjuangkan," kata Ridwan Rahadiyanto.

Melalui pemilihan para kandidat dapat melatih public speaking dan sekaligus kecakapan dalam menyampaikan serta memberikan gagasan dalam rangka pengembangan sekolah.

Hal tersebut yang selalu ditanamkan di sekolahnya dengan harapan dapat digunakan di jenjang yang lebih tinggi. (gun)




Editor : Iwa Ikhwanudin
#osis #Kota Jogja