Jogja - Jadwal kampanye terbuka sudah ditetapkan mulai tanggal 21 Januari 2024 oleh KPU Kota Jogja.
Gelombang massa dan kunjungan calon ke Kota Jogja semakin banyak.
Hal tersebut berdampak dari sektor perekonomian Kota Jogja.
Hal tersebut menjadikan wisatawan yang datang ke Jogja merasa aman dan nyaman.
"Ngarso Dalem kan sudah ngendika (bicara) kalau Jogja itu Istimewa."
"Jadi kampanye juga dengan berbudaya yang mencerminkan Jogja Istimewa."
"Nah kami mendukung itu," tuturnya.
"Februari meningkat lagi, reservasi yang sudah masuk itu malah mencapai 75%," bebernya.
Data tersebut menunjukan bahwa belum sampai memasuki bulan Februari, tetapi sudah banyak tamu melakukan reservasi di hotel Jogja.
Walaupun bukan hanya karena faktor jadwal kampanye terbuka, tetapi juga para wisatawan reguler yang berkunjung.
Baca Juga: Gelar Simulai Pencoblosan bagi Disabilitas Jogja, Begini Kesulitan yang Dialami Saat Memberikan Suara
"Data reservasi yang masuk memang dari beberapa segmen, kebanyakan dari luar kota se-Indonesia," ujarnya.
Rombongan peserta kampanye terbuka baik itu tim, pembicara, bahkan partisipan dari luar Jogja diduga banyak yang menginap di Jogja.
Selain itu, mereka pasti butuh makan di Jogja.
Baca Juga: Optimalkan Pengelolaan Sampah di TPS3R Kalurahan, Pemkab Bantul Antisipasi Penutupan TPA Piyungan
"Menjaga kampanye tetap kondusif menjadi penting, kami (PHRI) sangat bergantung pada itu," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIJ, Bobby Ardyanto Setyo Ajie menambahkan pada bulan Januari dan Februari biasanya merupakan low season dalam industri pariwisata.
Karena kebetulan saat ini adalah masa kampanye terbuka, meskipun tidak signifikan tetapi tetap merasakan dampaknya.
Baca Juga: Begini Cara Alumni SMAN 3 Padmanaba Jogja Berbakti Pada Almamaternya, Membuat Siswa Bahagia
"Jadi dengan hadirnya beberapa kegiatan terkait kampanye politik di Jogja tentunya seperti industri akomodasi, transportasi dan kuliner sedikit mengalami peningkatan," ujarnya.
"Semoga kondisi tersebut bermanfaat memberi supporting situasi pariwisata di masa low season ini," imbuhnya.
Baca Juga: Ingin Buat Green House di Madrasah, MAN 2 Kebumen Gagas Bank Sampah
Akomodasi dan transportasi dinilai menjadi aspek yang paling terkena dampaknya.
Beberapa industri makanan juga akan otomatis ikut terangkat.
"Harapanya pesta politik ini bisa memberikan satu pelajaran buat kita semua sehingga pergerakan tersebut dapat memberikan dampak dalam sektor pariwisata," tandasnya. (cr5)