RADAR JOGJA - Tim bola basket DIJ Bima Perkasa Jogja (BPJ) harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 80-50 dalam laga pembuka Indonesia Basketball League (IBL) 2024 di GOR Purna Krida, Bali, Minggu (14/1) sore. Bima Perkasa Jogja sempat memberi kejutan di babak pertama. Akan tetapi tuan rumah mampu bangkit di babak kedua lalu menyegel seluruh pertandingan.
Walaupun kalah, Pelatih BPJ Predrag Lukic tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Terutama legiun muda yang bertanding di atas lapangan sepanjang pertandingan. Menurut Predrag Lukic mereka dapat improve dalam pertandingan. Misalnya seperti, Avin Kurniawan dan rookie Bayu Prasetya yang tampil dengan daya tarung luar biasa.
Avin tetap melanjutkan pertandingan meski telinganya robek lalu diperban akibat benturan dengan pemain lawan. Sedangkan Bayu, yang menjalani debutnya di IBL, tak takut meski harus menghadapi para pemain senior di kubu lawan.”Liga adalah bagian dari proses pembaharuan yang harus kami hadapi," ujar Predrag (15/1).
Pemain asing asal Brasil, Feliciano Perez Neto mengatakan, tugas para pemain asing lain di Bima Perkasa adalah menularkan pengalaman di dalam dan luar lapangan pada pemain muda. Maka dari itu, Neto bersama Garrius dan Martyce sudah siap bekerja keras lagi untuk membangun tim ini lebih solid. Mengenai pertandingan kontra Bali United lalu, timnya mendapat banyak pelajaran berharga dari tim yang berisi para pemain senior itu."Ke depan kami harus tahu caranya mengontrol pertandingan dan lebih agresif lagi,’’ beber pemain bernomor punggung 94 itu.
Bima Perkasa Jogja akan menggelar laga kandang untuk menghadapi Dewa United di GOR Pancasila Sabtu (20/1). Kemudian Rajawali Medan Minggu (21/1) mendatang. (ayu/din).
Editor : Satria Pradika