RADAR JOGJA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Pemprov DIY, Minggu pagi (14/1).
Ditemani sang istri, Erina Sofia Gudono, pertemuan ini berlangsung secara tertutup.
Kaesang dan rombongan datang sekitar 09.00 WIB.
Diterima Sekprov Pemprov DIY Beny Suharsono dan langsung menuju ruang tamu Gubernur. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam hingga 10.00 WIB.
Berikut perbincangan yang berlangsung antara Kaesang Pangarep dengan Hamengku Buwono X:
1. Bahas apa?
Datang sekitar 09.00 WIB, Kaesang Pangarep ditemani Erina Sofia Gudono untuk berdiskusi dengan Gubernur DIY Hamengku Buwono X.
Pertemuan lebih kepada silaturahmi generasi muda.
Kaesang disebut ingin mendapatkan arahan, berdialog dan membahas situasi kekinian yang sedang terjadi. Pertemuan ini lebih kepada dialog kekeluargaan.
2. Tidak Bahas Ade Armando
Sekprov Pemprov DIY Beny Suharsono sebut pertemuan ini tidak membahas kasus Ade Armando.
Tidak membahas pula permintaan maaf atas perkataan Ade Armando tentang Keistimewaan Yogyakarta.
Diketahui Ade Armando sempat menyinggung Keistimewaan Jogjakarta. Berawal dari kritiknya terhadap mahasiswa yang berunjukrasa di Titik Nol Kilometer.
Sebut kritik Republik Rasa Kerajaan lebih tepat disematkan ke Jogjakarta karena tidak ada pemilihan Gubernur.
3. Permintaan Maaf Sudah Dilakukan Sekjen PSI Raja Juli Antoni
Kasus Ade Armando dianggap sudah selesai dan berlalu. Permintaan maaf juga sudah dilakukan oleh Sekjen PSI Raja Juli Antoni saat melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur DIY beberapa waktu lalu.
Pertemuan Kaesang dengan Hamengku Buwono X fokus membahas dialog kenegaraan dan peran generasi muda.
4. Hamengku Buwono Menemui Sebagai Gubernur bukan Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat
Pertemuan ini berlangsung di Kompleks Kepatihan Pemprov DIY sehingga posisi Hamengku Buwono X bertindak sebagai Gubernur.
Pada awalnya sempat beredar informasi bahwa pertemuan akan berlangsung di kediaman Karaton Kilen.
Editor : Bahana.