Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wapres RI Ma'ruf Amin Beserta Istri Hadiri Prosesi Midodareni Dhaup Ageng Putra Bungsu KGPAA Paku Alam X

Guntur Aga Tirtana • Rabu, 10 Januari 2024 | 02:45 WIB
UCAPAN: Karangan bunga di seputaran Puro Pakualaman, Jalan Sultan Agung, Kota Jogja, Selasa (9/1).
UCAPAN: Karangan bunga di seputaran Puro Pakualaman, Jalan Sultan Agung, Kota Jogja, Selasa (9/1).

JOGJA - Prosesi Midodareni Dhaup Ageng BPH Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti dihadiri oleh beberapa tamu VVIP.

Salah satunya Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin beserta istri yang sebelumnya terkonfirmasi hadir pada resepi hari pertama Rabu (10/1).

Koordinator Tim Pengamanan Internal Dhaup Ageng Pakualaman 2024 Raden Lurah (RL) Radyo Cahyono membenarkan hal tersebut.

Wapres RI Ma'ruf Amin beserta istri update terbaru hadir dalam prosesi Midodareni.

"Malam ini prosesi Widodareni tamu yang hadir RI 2 beserta istri," katanya kepada Radar Jogja Selasa malam (9/1).

RL Radyo Cahyono menjelaskan, selain RI 2 beserta istri yang akan menghadiri prosesi midodareni, juga ada Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X beserta Permaisuri GKR Hemas.

Ada pula Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga beserta Ibu Tjahjo Kumolo.

"Sri Sultan HB X dan GKR Hemas sampai di Puro Pakualaman pukul 19.30. Wapres RI hadir di PA pukul 20.00 diterima di Bangsal Sewatama," ujarnya.

Adapun midodareni berasal dari kata widadari atau bidadari.

Dilaksanakan pada malam hari sebelum upacara ijab dan panggih di Kagungan Dalem Bangsal Kepatihan.

Pada acara ini, calon pengantin perempuan di dalam kamar dikunjungi oleh keluarga dan kerabat dekat dengan tujuan mempererat persaudaraan.

Sembari menunggu saat "bidadari turun", para tamu yang berada di dalam kamar calon pengantin membicarakan hal-hal positif sebagai bekal berumah tangga.

Dengan pikir positif dan optimis menjadikan hati dan wajah calon pengantin perempuan semakin cantik dan bercahaya.

Hal ini menunjukkan bahwa bidadari telah turun menyatu dengan calon pengantin perempuan.

Busana yang dikenakan oleh calon pengantin perempuan adalah batik Indra Widagda Trajutresna yang memuat harapan akan anugerah cinta dan kebahagiaan dari Yang Mahapengasih dan
kelak diharapkan pasangan pengantin mampu menyayangi sesama dengan tulus.

Sebelumnya, pukul 18.30 dilaksanakan tantingan untuk calon pengantin kakung dan pukul 18.45 untuk tantingan putri.

Tantingan, berasal dari kata tanting. Yakni, "ditanya kemantapan hatinya".

Tantingan untuk calon pengantin laki-laki maupun calon pengantin putri dilaksanakan pada jam yang sama, di tempat yang berbeda.

Tujuan tantingan adalah untuk mengkonfirmasi kemantapan hati calon mempelai untuk hidup bersama dalam bahtera rumah tangga.

Tantingan dilakukan oleh KGPAA Paku Alam X kepada calon pengantin laki-laki dan Tri Prabowo kepada calon pengantin perempuan.

Kain batik yang dikenakan calon pengantin adalah motif Indra Widagda Sidikara yang mengandung makna permohonan restu dan berkah agar kehidupan sosial di masyarakat yang akan dijalani selalu dalam ridho Tuhan.

Pada kesempatan ini, orang tua membekali calon pengantin dengan nasihat-nasihat.

Adapun, uraian nasihat antara lain diambil dari piwulang Paku Alam II dalam naskah Tajusalatin dan Babad Pakualaman.

"Pukul 19.00 sampai 19.20 Gusti Putri tilik nitik ke calon penganten putri," tambahnya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#tamu vvip #midodareni #Dhaup Ageng