Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

52 Umbul-Umbul Bakal Hiasi Pakualaman

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 9 Januari 2024 | 14:45 WIB

 

Menjelang prosesi Dhaup Ageng atau pernikahan agung BPH Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti, persiapan dekorasi mulai dikerjakan.
Menjelang prosesi Dhaup Ageng atau pernikahan agung BPH Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti, persiapan dekorasi mulai dikerjakan.

RADAR JOGJA - Menjelang prosesi Dhaup Ageng atau pernikahan agung BPH Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti, persiapan dekorasi mulai dikerjakan. Sedikitnya 70 orang dikerahkan untuk merangkai dekorasi ini. Direncanakan 52 dekorasi bentuk umbul-umbul dipasang di kawasan Pura Pakualaman dan sekitarnya.

Ketua Koordinator Tim Artistik Dhaup Ageng Sita Adisakti mengatakan, dekorasi dan pendukungnya ini sejatinya tidak jauh berbeda dengan dekorasi saat putra sulung Adipati Pakualaman, BPH Kusumo Bimantoro menikah. Hanya, aspek nuansa pada warna yang membedakan.

Pada putra pertama Wakil Gubernur DIJ KGPAA Paku Alam (PA) X itu dominan memakai warna hijau dan kuning. "Kita temanya untuk kamar pengantin putra itu nuansa ada biru-birunya, putri ada salem-salem pink. Karena pengantin putranya suka warna biru,"  katanya ditemui di Kompleks Pura Pakualaman, kemarin (8/1).

Sitaningrum, sapaan akrabnya, itu menjelaskan suasana dekorasi mulai dari tenda dan sejumlah pernak-pernik Dhaup Ageng bisa dikatakan didominasi warna biru. "Bisa dilihat juga tempat tidurnya itu head bed batik indigo alami, kemudian bantal, bed runner juga warna biru indigo alami," ujarnya.

Adapun untuk pembuatan dekorasi Dhaup Ageng ini memakai 400 papah janur atau daun kelapa, sekitar 50 lebih bambu untuk dirangkai menjadi penjor atau umbul-umbul, dan sekitar 70 gedebog pisang. Kemudian ada beragam rangkaian bunga untuk dekorasi pelaminan maupun kawasan lokasi pernikahan. Jenis-jenis bunga paling banyak dipakai melati, roncehan, mawar merah, mawar putih.

"Ijab kemudian panggih dan resepsi pertama itu (nuansa) putih semua. Kemudian resepsi yang kedua merah putih dan itu bunganya bermacam-macam krisan, lili, ada istilahnya gompi, ada andrabulan, yang jelas mawar merah, putih, salem untuk kamar putri," jelasnya.

Total 52 umbul-umbul  dengan tinggi 7-7,5 meter itu akan dipasang di kawasan lokasi Dhaup Ageng. Terbagi empat umbul-umbul di Kagungan Dalem Kepatihan lokasi pingitan calon penganten putri. Dan empat umbul-umbul di Pura Pakualaman. Serta sisanya akan dipasang di sekitar kawasan Pura Pakualaman.

Ada total 70-an SDM yang terlibat merangkai dekorasi Dhaup Ageng. Terdiri 40-an penjanur, 6 perangkai bunga, dan supporting system 10 orang. Mereka adalah tim dari Mayasari atau perhimpunan profesional penggemar dan pembuat rangkaian bunga Nusantara yang sudah berdiri sejak 1967 di Jogjakarta.

Ditambahkan, pada proses ijab kabul atau hari pertama acara tepat di 10 Januari nanti kedua mempelai akan memakai pakaian bernuansa putih. Sementara di resepsi hari kedua atau 11 Januari keduanya akan menggunakan pakaian dengan corak merah putih.

Sementara itu, salah seorang perangkai dekorasi Sarjono S mengaku memiliki kebanggaan tersendiri bisa terlibat dalam merangkai dekorasi pernikahan agung putra bungsu PA X. Meski dia juga pernah terlibat dalam merangkai dekorasi pada Dhaup Ageng Pakualamam 2019 lalu saat putra pertama PA X menikah.

Hal ini menjadi nilai tersendiri karena merasa dipercaya terlibat kembali. "Jelas kalau saya ada kebanggaan tersendiri bisa mengordinir pembuatan umbul-umbul dan lain-lain. Bisa dilibatkan dalam Dhaup Ageng lagi," katanya.

Menurut Buwang, sapaannya itu, proses pembuatan dekorasi dengan jenis tertentu membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam. Tak ada kesulitan berarti, karena rangkai dekorasi itu sudah kesehariannya juga. "Kalau ritual khusus nggak ada. Cuman kalau sudah jadi biasanya saya sendiri ada ritual khusus sebagai bentuk rasa syukur proses pembuatan dekorasi putra Adipati Pakualaman berjalan lancar," tambahnya. (wia/laz)

 

Editor : Satria Pradika
#Laily Annisa Kusumastuti #BPH Kusumo Kuntonugroho #Dhaup Ageng