Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Paling Banyak Pohon Tumbang, Dampak Kerusakan Imbas Hujan Angin Kamis Siang di DIY

Winda Atika Ira Puspita • Sabtu, 6 Januari 2024 | 01:29 WIB
AWASI: Petugas mengamati pohon tumbang yang menimpa sebuah tempat usaha di Padukuhan Sonopakis Kidul, Kalurahan Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Kamis (4/1). (Dok. BPBD Bantul)
AWASI: Petugas mengamati pohon tumbang yang menimpa sebuah tempat usaha di Padukuhan Sonopakis Kidul, Kalurahan Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Kamis (4/1). (Dok. BPBD Bantul)

JOGJA - Sejumlah dampak kerusakan timbul imbas cuaca ekstrem hujan disertai angin yang terjadi di wilayah DIY, Kamis (4/1). Dampak cuaca ekstrem tersebut terjadi hampir menyeluruh di 4 kabupaten dan 1 kota di DIY.

Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad membenarkan hal tersebut. Namun besar kecilnya dampak berbeda-beda.

"Dampak yang ada juga sudah tertangani. Hanya tinggal satu lokasi yang berada di Minggir, Sleman, penanganan dilanjut hari ini," katanya Jumat (5/1).

Adapun dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem di antaranya pohon tumbang 16 titik, 15 unit rumah rusak, fasilitas umum berupa kanopi drop zone Stasiun Tugu Yogyakarta rusak.

Juga, fasilitas pendidikan terdampak 1 titik, andong 1 unit, kendaraan roda empat 5 unit.

Kendaraan roda dua 1 unit, jaringan listrik 2 titik, jaringan telepon 2 titik, mengungsi 2 Kartu Keluarga (KK), 5 jiwa, tertangani di rumah saudara.

Noviar menjelaskan, di wilayah Sleman cuaca ekstrem berdampak pada tumbangnya pohon hingga menutup akses jalan di tiga titik.

Selain itu, atap rumah 3 unit juga terdampak, lalu jaringan listrik di 3 titik, serta tempat usaha parkir 1 titik.

"Angin hujan dan angin kencang tersebut juga membuat tanggul jebol, di Kapanewon Gamping yang berdampak pada pagar Makam Mlangi ambrol. Penanganan di wilayah Sleman (yang belum selesai), dilanjutkan hari ini," ujarnya.

Sementara di wilayah Kulon Progo, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin menyebabkan longsor yang berdampak pada 1 kendaraan roda empat, enam rumah terancam, dan 7 KK dengan 21 jiwa.

"Penanganan penutupan kawasan longsor, proses penempatan pengungsian dan dukungan logistik," jelas Noviar.

Selain itu di Kulon Progo juga tercatat pohon tumbang sebanyak 15 titik, rumah rusak 11 unit, jaringan listrik 2 titik, menutup akses jalan 6 titik.

"Penanganan pohon tumbang melintang jalan selesai, pemenuhan kebutuhan terpal dan logistik untuk rumah rusak juga dilakukan," jelasnya.

Di Kabupaten Gunungkidul, 1 pohon tumbang, 1 unit rumah rusak. Sementara di Bantul, pohon tumbang 29 titik, rumah rusak 5 unit, jaringan listrik 3 titik, menutup akses jalan 15 titik.

Kemudian, fasilitas pendidikan 2 unit, kandang ternak 1 unit, tempat usaha 3 titik. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#cuaca eksrem #hujan disertai angin #dampak kerusakan