JOGJA - Hujan disertai angin di wilayah DIY yang terjadi Rabu (3/1), mengkibatkan ratusan rumah mengalami kerusakan. Peristiwa tersebut juga menimbulkan korban luka.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Noviar Rahmad mengatakan, wilayah yang paling terdampak hujan disertai angin yakni Kabupaten Gunungkidul.
Tercatat, akibat hujan disertai angin di DIY menyebabkan 1 orang mengalami luka sedang, 1 orang luka ringan, serta 124 unit rumah di Gunungkidul mengalami kerusakan.
Selain korban luka dan ratusan rumah rusak, cuaca ekstrem yang terjadi juga mengakibatkan pohon tumbang sebanyak 42 titik, kemudian berdampak pada akses jalan 8 titik, fasilitas kesehatan 1 titik. Selain itu juga berdampak pada fasilitas pemerintahan 1 titik, tempat usaha 6 titik, kandang ternak 5 titik.
"Kendaraan roda dua 1 unit, tempat ibadah dua unit terdampak, dan jaringan listrik di 7 titik," katanya Kamis (4/1).
Sementara di wilayah Sleman, lanjut Noviar tercatat dampak yang ditimbulkan yakni pohon tumbang sebanyak 23 titik, akses jalan 10 titik, jaringan listrik 3 titik, jaringan telepon 1 titik.
Selain itu juga jaringan internet 2 titik, PJU 1 titik, atap beterbangan 2 titik, rumah 9 titik, tempat usaha 1 titik, pasar 1 titik, fasilitas pemerintahan 1 unit.
"Kota Yogyakarta dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, talut longsor 1 titik, pohon tumbang 4 titik, akses jalan 3 titik. Kemudian, fasilitas pemerintah 1 unit, kendaraan 1 unit roda empat, kabel telepon 1 unit, kabel PJU 1 unit," jelasnya.
Adapun di Kabupaten Bantul, tercatat dampak yang ditimbulkan, kerusakan rumah 8 titik, tempat Usaha 4 titik.
Kemudian, juga berdampak pada akses jalan 9 titik, kendaraan 1 unit, jaringan listrik 9 titik, jaringan telekomunikasi 1 titik, dan lain-lain 1 titik.
Sementara itu untuk Kabupaten Kulon Progo, tercatat berdampak pada akses jalan 3 titik, jaringan internet 1 titik, jaringan listrik 1 unit, pohon tumbang 6 titik, dan rumah rusak 1 unit.
"Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Yogyakarta, Sleman, Gunungkidul, Bantul bagian utara, dan Kulon Progo bagian utara," tambahnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad