JOGJA - Hujan yang mengguyur Kota Jogja hampir sepanjang hari pada Rabu (3/1/2024) mengakibatkan sejumlah pohon tumbang.
Itu lantaran hujan dengan intensitas tinggi disertai angin yang cukup kencang. Selain itu, satu talud juga mengalami longsor.
Ketua Tim Kerja Data Informasi Komunikasi Kebencanaan BPBD Kota Jogja Darmanto mengatakan setidaknya ada empat pohon tumbang, satu talud longsor dan satu dahan patah.
Keseluruhnya tersebar di sejumlah wilayah berbeda. Untuk pohon tumbang terjadi di Jalan Kenari Nomor 57 Cokrodiningratan, Ngupasan, dan Pakuncen.
Sedangkan talud longsor di Jetisharjo, Jetis, dan dahan patah di Gowongan Lor.
"Dari seluruh kejadian tidak ada korban jiwa," katanya, Rabu (3/1/2024).
Pohon tumbang di Jalan Kenari lokasinya berada di Komplek Balai Kota Jogja yang dimiliki oleh DLH. Dampaknya menutup akses jalan parkir dan menimpa atap parkiran. Penyebab tumbangnya karena hujan deras dan akarnya lapuk.
Sementara pohon tumbang di Cokrodiningratan terjadi di SMKN 3 Jogja Jalan Wolter Mongosidi. Adapun jenisnya yakni pohon belimbing yang tingginya mencapai kurang lebih delapan meter.
"Terdampak menimpa mobil milik Bapak Kapolsek Jetis Kompol Wahyu Sudadi," tambah Darmanto.
Untuk pohon tumbang di Ngupasan, lokasi tepatnya di Jalan Ahmad Dahlan. Penyebabnya karena hujan deras dan angin.
Tinggi pohonnya mencapai sekitar empat meter. Dampaknya mengganggu akses pejalan kaki dan umum.
Kondisi serupa juga pada pohon tumbang di Pakuncen yang mengganggu akses jalan. Sementara talud yang longsor disebabkan karena sudah retak ditambah hujan yang deras dan berlangsung cukup lama.
"Terdampak dua KK lima jiwa milik Tuti Sumarni mengungsi ke rumah tetangga," ucap Darmanto.
Volume talud panjangnya sekitar delapan meter, lebar dan tingginya sekitar tiga meter. Darmanto mengungkapkan, karena ada kebutuhan mendesak sehingga disediakan dua terpal dan dua paket permakanan.
Dahan yang patah di Gowongan Lor yaitu dahan pohon nangka.
Penyebabnya karena dahan terlalu lebat dan adanya hujan disertai angin. "Terdampak menimpa kabel telepon dan kabel PJU," ungkapnya. (rul)
Editor : Amin Surachmad