JOGJA - Wisatawan kian banyak yang berdatangan ke Jogja. Itu tecermin dari padatnya jalan raya di Jogja. Akibatnya, Jogja macet di sejumlah titik.
Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Alfian Nurrizal memaparkan, jalur masuk ke wilayah DIY setidaknya terbagi menjadi enam jalur.
Itu meliputi Jalan Semin Watukelir, Jalan Nasional Temon Wates, Jalan Daendels Pantai Selatan, Jalan Magelang Simpang Tempel, Jalan Raya Solo Prambanan, dan Jalan Wonosari Pracimantoro Rongkop.
Dikatakannya, dua jalur yang paling banyak menampung kendaraan masuk ke Jogja adalah Jalan Magelang Simpang Tempel dan Jalan Raya Solo Prambanan.
"Paling banyak volume kendaraan masuk dari dua jalur itu. Sehari bisa mencapai 20 ribu kendaraan," lontarnya Senin (26/12).
Alfian menyampaikan, saat ini sudah ada beberapa titik strategis yang mulai padat dan terjadi kemacetan. Di antaranya, di kawasan Malioboro dan juga Jalan Kaliurang.
"Kepadatan mulai terasa, terutama di jalur wisata. Kami juga sudah lakukan penguraian di beberapa titik," tandasnya.
Sebelumnya, Alfian Nurrizal mengatakan, kepadatan kendaraan mulai dirasakan kenaikannya setidaknya tiga hari belakangan atau sejak 23 Desember lalu.
Ia memperkirakan, secara trafik kendaraan tersebut masih akan terus bertambah hingga momentum pergantian tahun mendatang.
"Dari data kami pada 23 Desember kendaraan yang masuk itu 73 ribu, lalu tanggal 24 ada sekitar 72 ribu," katanya
Baca Juga: Bupati Sleman Pastikan Ada Sanksi Bagi Pelaku Usaha dan Parkir Nuthuk Selama Musim Libur Nataru
Sementara, hingga 25 Desember pukul 17.00, Alfian merinci kendaraan yang masuk ke DIY sudah tembus lebih dari 51 ribu kendaraan.
Angka tersebut masih akan bertambah dan berpotensi melampaui kedatangan kendaraan di dua hari sebelumnya.
"Baru jam 5 sore (17.00) ini sudah 51 ribu, proyeksi kami hingga pukul 12 malam (00.00), mungkin bisa mencapai 90 ribu kendaraan," sebutnya. (iza)
Editor : Amin Surachmad