JOGJA - KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi dengan menambah jumlah perjalanan harian KRL di wilayah VI Jogja.
Hal ini untuk menghadapi lonjakan penumpang dalam masa angkutan Natal dan rahun baru (nataru) yang diprediksi mencapai 28 hingga 30 ribu penumpang terjadi di atas tanggal 26 November.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, penambahan jumlah perjalanan tersebut berlangsung dari 20 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024.
Sehingga, pihaknya akan mengoperasikan 30 perjalanan setiap harinya pada periode tersebut. Dengan penambahan 10 perjalanan pada hari kerja dan 6 perjalanan pada akhir pekan.
Sedangkan untuk perjalanan KA Prambanan Ekspres (Prameks) Jogja-Kutoarjo pulang-pergi tetap mengoperasikan 8 perjalanan setiap harinya.
"Untuk KRL Jogja-Solo kita layanani dengan 30 frekuensi perjalanan dan untuk ke Kutoarjo masih 8 PP. Karena kita lihat tanggal 2 dan 3 (Januari) sudah banyak buka kantor dan kami siapkan 30 perjalanan untuk antisipasi hal itu," katanya kepada wartawan di Stasiun Tugu Jogja Sabtu (23/12).
Anne menjelaskan, puncak kepadatan penumpang KRL saat nataru ini diprediksi terjadi selepas tanggal 26 Desember. Yaitu, berkisar antara 28 ribu hingga 30 ribu penumpang. Jumlah penumpang diprediksi akan meningkat dibanding tahun lalu.
Pengguna KRL Jogja-Solo pada Nataru tahun ini diprediksi sebesar 365 ribu atau 11 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya di angka 330 ribu penumpang.
Sedangkan pengguna Prameks pada Nataru tahun ini diprediksi sebesar 50 ribu orang, atau naik 17 persen dibanding tahun lalu sebanyak 42 ribu orang.
Menurutnya, jumlah penumpang menggunakan KRL ini ada yang untuk keperluan wisata maupun bekerja.
"Karena kita lihat Jogja solo itu meningkat dari data-data ada 800 sampai 1 juta pengunjung akan datang ke Jogja-Solo," jelasnya.
Lebih lanjut selain penambahan perjalanan, Anne menambahkan di Stasiun Tugu Jogja juga ditambah akses keluar masuk penumpang KRL. Hall baru tersebut berada samping timur pintu selatan stasiun di Jalan Pasar Kembang.
"Sebagai antisipasi peningkatan volume penumpang saat ini di hall Jogja sudah kita siapkan 15 gate, ini adalah perbaikan angkutan nataru sebelumnya dimana kami melihat adanya crowd di area hall untuk keluar masuk," terangnya.
Diinformasikan kembali mulai 1 Desember akses keluar dan masuk Commuter line di Stasiun Yogyakarta sudah melalui hall baru di sisi timur yang terletak di Jalan Pasar Kembang.
Dengan 15 unit gate elektonik dan faslitas layanan lainnya seperti kursi tunggu, charging booth, toilet dan musola serta videotron sebagai informasi layanan.
Dari segi pengamanan dan pelayanan Posko Nataru 2023-2024, KAI Commuter menyiagakan 205 orang petugas diantaranya 162 sebagai security, stasiun dan aset, 39 sebagai security di atas KA, 2 Polri dan 2 sebagai operator rescue, petugas passenger service (PS) dan announcer akan membantu dan mengarahkan para pengguna.
Pihaknya juga terus berkoordinasi terkait dengan peningkatan-peningkatan dari KA Bandara atau KA Jarak Jauh sehingga bisa menyesuaikan.
"Kami akan cermati setiap perubahan jadwal itu akan bisa diakses sehingga masyarakat bisa menentukan pilihan, kan kita sekarang di Jogja sudah terkoneksi dengan kereta bandara, jarak jauh. Sehingga ini bisa langsung terkoneksi ke Solo misalkan tidak dapat dari Jakarta itu bisa menyesuaikan turun di Jogja meneruskan ke solo," tambahnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad