JOGJA - Jelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melakukan tinjauan ke beberapa pusat perbelanjaan bahan sembako.
Salah satunya di Toko Progo, Jogja.
Pengecekan Expired Date atau tanggal kedaluwarsa produk menjadi fokus tinjauan tersebut.
Bingkisan tersebut dicek dari sisi kualitas dan kelayakan pangan supaya terjamin.
"Mengetahui expired date suatu produk itu sangat penting agar tidak keracunan makanan yang sudah basi atau kedaluwarsa," ujarnya.
Pada saat melakukan ceking parcel, Singgih menemukan inovasi yang menarik dari manajamen Progo.
Ia menemukan di luar bungkus parcel terdapat catatan informasi yang berisikan komposisi bingkisan tersebut.
"Informasi tersebut mengenai jenis produknya, berapa volume dalam kemasannya dan yang paling menarik itu disertai expired date-nya," tandasnya.
Dengan inovasi tersebut, akan memberi keyakinan dan jaminan kepada calon pembeli bahwa apa yang telah disusun dalam paket parcel tersebut expired date-nya sudah benar-benar dicek.
Hal tersebut bisa menjadi contoh untuk para pelaku usaha lain agar lebih bisa meyakinkan pelanggan.
"Semoga ini bisa dilakukan oleh pengusaha lain untuk memberikan informasi yang jelas tentang kelayakan makanan melalui catatan tersebut," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang karyawan Toko Progo, Pratina menyampaikan beberapa upaya yang dilakukan manajemen Progo untuk lebih menyeleksi tanggal kedaluwarsa pada produk.
Upaya tersebut di antaranya sebelum produk di-display karyawan akan memastikan dahulu barang tersebut belum kedaluwarsa dengan mengelompokkan ke tiga golongan.
"Kita akan pisahkan antara barang yang rusak atau penyok, barang yang mendekati expired dan barang yang layak dijual," tandasnya.
Nantinya, beberapa barang yang tergolong kedaluwarsa atau hampir kedaluwarsa tersebut akan dikumpulkan dan di-retur.
Terkait inovasi catatan informasi yang ditempel di luar kemasan parsel tersebut bertujuan untuk membuat pelanggan lebih yakin setelah melihat parcel dan membaca informasinya.
"Jadi pelanggan tidak perlu repot bongkar parcel pun sudah tahu isi, berat, bahkan expired-nya," tuturnya. (cr5/iwa)