Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Nilai Ucapan Ade Armando Melukai Hati Masyarakat DIY, Sebut Sebagai Pertanda Alam

Khairul Ma'arif • Kamis, 7 Desember 2023 | 08:08 WIB
Riyanta. (Istimewa)
Riyanta. (Istimewa)

 

JOGJA - Politik dinasti yang disampaikan Ade Armando terhadap kepemimpinan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menuai banyak polemik di kalangan elite politik.

Tidak terkecuali dari politikus senior PDI Perjuangan Riyanta. Anggota DPR RI itu menyorot tajam mantan dosen tersebut.

Hal itu lantaran banyak orang yang terluka hatinya atas ucapan Ade Armando. Menurut Riyanta, aksi mahasiswa menyampaikan penolakan terhadap politik dinasti pada kekuasaan sebagai aspirasi.

Tetapi, pernyataan Ade Armando yang ditujukan ke DIY tidak tepat sasaran.

Menurutnya, bahkan terkesan menunggangi aksi itu untuk kepentingan pribadi. Imbasnya mengoyak batin warga Yogyakarta, yang meyakini sejarah dan keistimewaaan DIY.

"Mahasiswa itu gerakan nurani. Mereka pasti hadir saat semua tidak baik-baik saja. Politik dinasti kekuasaan itu buatan manusia yang tidak akan bertahan lama, karena alam tidak akan mau bekerja bersama-sama," ujar Riyanta, Kamis (7/12/2023).

Riyanta menilai, ucapan Ade Armando terkait politik dinasti DIY justru sebuah ironi. Hal itu lantaran tidak paham sejarah berdirinya NKRI yang ada jasa DIY di dalamnya.

Selain itu, pernyataan Ade Armando  melukai hati rakyat karena sebagian besar rakyat Yogyakarta secara aklamasi mendukung UU Keistimewaan DIY.

Riyanta menambahkan, dinamika politik yang terjadi karena rekayasa pasti akan berbalik menyerang para pembuatnya. Alam semesta tidak pernah bisa bekerja bersama-sama dengan pembuat rekayasa dalam politik di Indonesia.

Dia mencontohkan seperti putusan MK yang tidak konstitusional. Pasti akan ada pertanda atau sinyal bahwa akan terjadinya peristiwa alam menuju kerusakan bagi pembuatnya dan kebaikan bagi semesta.

Baca Juga: Keluarga Jadi Filter Pencegahan Korupsi, KPK Selenggarakan Bimtek di Kabupaten Gunungkidul

"Alam pun akan memilih pemimpinnya, meskipun ada rekayasa dari manusia. Semesta itu pasti adil. Pemimpin negeri akan dipilih Tuhan, melalui pilihan dan dukungan rakyat Indonesia. Bagi kita, Ganjar-Pranowo Mahfud MD itu pilihan Tuhan, Ganjar-Mahfud membawa suara alam," tegasnya.

Mejelang pemilu 2024, Riyanta mengajak seluruh masyarakat tidak memilih elite politik yang penuh kerakusan, ketamakan, kemurkaan, nafsu yang berlebihan termasuk dinasti kekuasaan.

"Kerakusan, ketamakan, dan lainnya tidak disukai Gusti Allah. Ingatlah para elite, ini sudah ada tanda-tanslda alam. Kita saksikan Gunung Marapi di Sumatera, dan terus juga Gunug Merapi di Yogya, itu sudah memberi sinyal kalau alam tidak akan bisa bersekongkol dengan penguasa yang 'jahat'. Ya, kan sama seperti zaman pemerintahan itu dulu, semua gunung api meletus, kan," tanyanya. (rul)

Editor : Amin Surachmad
#Ade Armando #elite politik #DIY #politik dinasti