RADAR JOGJA - Ingin membawa pertunjukan jazz agar lebih dekat dengan masyarakat, pagelaran Ngayogjazz 2023 dilaksanakan di Padukuhan Gancahan, Sidomulyo, Godean, Sleman Sabtu (18/11).
Dari tahun ke tahun pagelaran Ngayogjazz memegang prinsip yang sama yaitu membawa pertunjukan jazz ke sebuah tempat alternatif dari ruang pertunjukan ke kalurahan atau desa. Alasanya, karena banyak masyarakat berpikir bahwa jazz adalah musik yang eksklusif yang biasanya di gelar di hotel, restoran dan lainya. Ngayogjazz diselenggarakan di tempat yang lebih merakyat agar bisa dinikmati oleh masyarakat luas dari kalangan manapun.
Board Of Creatife Ngayogjazz 2023, Findra Diantara menyatakan, Ngayogjazz 2023 juga membawa kearifan lokal yang ada di desa. Diantaranya ingin menjunjung nilai-nilai gotong royong dalam setiap proses yang melibatkan warga sekitar. "Intinya semua lapisan masyarakat jangan sungkan untuk datang di acara Ngayogjazz 2023,” ucapnya.
Sinergi antara jazz dan kearifan lokal diharapkan bakal menciptakan sebuah keharmonisan. Kehidupan yang selaras antara manusia, budaya, dan alam bagaikan sebuah komposisi indah dalam musik jazz. Keharmonisan itu yang setiap tahun ingin dijaga oleh Ngayogjazz.
Melalui tagline 'Handarbeni Hangejazzi', panitia ingin menyuarakan rasa memiliki terhadap lingkungan sosial kepada pengunjung yang datang. Jika konteksnya tentang situasi politik yang baru hangat saat ini, tagline tersebut juga bisa diartikan dalam perbedaan tapi tetaplah bersama untuk menumbuhkan rasa memiliki sehingga terciptanya persatuan tanpa perpecahan. "Semoga bisa meresap dalam pikiran dan hati masyarakat,”tuturnya.
Secara lokasi, tempat ini sangat menarik. Findra Diantara mengaku baru pertama kali menyelenggarakan Ngayogjazz di tempat yang ada waduknya. Jadi menambah keindahan dan lebih natural. Selain memberi panggung bagi musisi dan komunitas jazz. Terdapat pertukaran ilmu dan pengalaman dalam workshop antar musisi bertajuk Reriungan. "Momen ini menjadi wadah bagi para musisi jazz muda, sehingga jazz akan selalu lestari dengan musisi-musisi berkualitas,” tambahnya.
Selain itu, warga sekitar juga ikut merasakan meriahnya Ngayogjazz 2023. Hal itu disampaikan oleh Waginah yang merupakan penduduk setempat yang juga berjualan di acara tersebut. "Saya senang, karena baru pertama kali ini Ngayogjazz menggelar acara d isini. Saya juga tidak menyangka, padahal di sini kan kampung bukan di kota,”ungkapnya saat ditemui di lapak daganganya.
Ketika ditanyai perihal omzet penjualan daganganya, Wagiyah mengaku malah berkurang daripada saat berjualan harian. Ia menyampaikan banyak warga yang ikut berjualan, jika biasanya dia sendirian. "Ada yang laris ada yang enggak, namanya juga rejeki kan masing-masing," tambahnya. (cr5/pra)
Editor : Satria Pradika