JOGJA - Bayi prematur sangat luar biasa. Mereka berani berjuang untuk mempertahankan hidupnya hingga berhasil tumbuh dan berkembang dengan baik.
Dukungan dari keluarga dan masyarakat luas berpengaruh menambah semangat untuk berjuang mengurusi dan merawat bayi.
Hal itu terungkap dalam peringatan World Prematurity Day 2023 yang diadakan di Kompleks RSU PKU Muhammadiyah Jogjakarta Jumat (17/11) pukul 06.30 sampai 09.00.
Ketua Panitia World Prematurity Day 2023 Siti Istiyati mengatakan, acara ini sangat bermanfaat untuk memberikan edukasi serta pesan informasi kepada masyarakat mengenai tindakan yang tepat pada perawatan bayi prematur.
Ratusan peserta ikut meramaikan acara tersebut. Peserta datang dari berbagai latar belakang. Di antaranya, dokter, perawat, masyarakat sekitar, komunitas.
"Kami mengadakan jalan sehat dan melakukan kampanye di Nol Kilometer. Kami menyuarakan bagaimana cara merawat dan menangani bayi-bayi prematur," ujarnya.
Supervisor Ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) RSU PKU Muhammadiyah Jogjakarta Maryani Yatin menjelaskan, dalam acara ini ada beberapa lulusan dari ruang Nicu RSU PKU Muhamadiyah Jogjakarta.
Mereka semua sehat dan normal. Dari keterangan terdapat beberapa lulusan ruang NICU yang belum bisa ikut karena kesibukan.
Ruangan NICU adalah ruang perawatan intensif untuk bayi sampai usia 28 hari dan anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus. Tujuannya guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital.
RSU PKU Muhammadiyah mempunyai ruang NICU dengan kapasitas 6 bed yang dilengkapi dengan ventilator dan continuous positive airway pressure (CPAP).
"Jadi, nanti apabila terdapat bayi dengan permasalahan pernapasan, kita insyaallah siap untuk menangani", tuturnya.
Ada beberapa sebab bayi lahir prematur. Kehamilan kembar sangat beresiko, ibu yang terjangkit hipertensi, atau karena ketuban pecah dini (KPD). Dalam acara tersebut, mereka juga menyuarakan upaya pencegahan kepada ibu hamil.
"Sosialisasi tindakan seperti metode Kangaroo Mother Care atau yang sering disingkat KMC. fokus Pencegahannya dengan perawatan dan pengobatan yang optimal untuk ibu hamil", tambahnya.
Humas RS PKU Muhamadiyah Jogjakarta Alfis Khoirul Khusoli menyampaikan, acara peringatan World Prematurity Day (Hari Prematur Sedunia) ini dilaksanakan RS PKU Muhammadiyah Jogjakarta bekerja sama dengan Aisyiyah dan Leo & Mia Foundation.
Ia menyampaikan semoga acara seperti ini semakin meriah dan bermanfaat untuk masyarakat. Dukung terus bayi prematur agar semuanya semangat untuk berjuang mengurusi dan merawat bayi tersebut.
"Kami siap untuk memberikan layanan terbaik untuk anak-anak prematur," ujarnya. (cr5/Agung Dwi Prakoso)
Editor : Amin Surachmad