Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Transformasi Menuju Jogja Kota Fashion Dunia

Fahmi Fahriza • Jumat, 10 November 2023 | 17:30 WIB

 

EMPAT HARI: Model memeragakan busana saat fashion show di pembukaan Jogja Fashion Week (JFW) 2023, JEC, Banguntapan, Bantul, kemarin (9/11). JFW yang telah 18 kali itu diikuti lebih dari 100 tenant in
EMPAT HARI: Model memeragakan busana saat fashion show di pembukaan Jogja Fashion Week (JFW) 2023, JEC, Banguntapan, Bantul, kemarin (9/11). JFW yang telah 18 kali itu diikuti lebih dari 100 tenant in

RADAR JOGJA - Agenda tahunan Jogja Fashion Week (JFW) kembali dihelat dan kini memasuki 18 tahun penyelenggaraan. JFW 2023 berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 November mendatang di Jogja Expo Center (JEC).

Agenda yang diinisiasi Pemprov DIJ melalui Disperindag DIJ itu kini hadir dengan spirit baru. Tidak saja mewadahi para desainer dan insan kreatif, namun juga menjadi ajang transformasi untuk menjadikan Jogja sebagai kota fashion dunia.

Gubernur Hamengku Buwono X mengatakan, industri fashion di DIJ memiliki potensi yang sangat besar dan ia meyakini menjadi kekuatan baru dalam pertumbuhan ekonomi di DIJ. "Harus ada potensi baru yang memberikan nilai pertumbuhan ekonomi, salah satunya fashion," katanya kemarin (9/11).

Diakui, berkaca pada pandemi lalu ternyata juga memiliki aspek positif. Salah satunya semakin banyak bermunculan potensi baru yang juga terus tumbuh dan  dikembangkan, termasuk industri fashion. "Komponen fashion, aksesoris dan turunannya harus saling bersinergi untuk tumbuh," lontarnya.

Secara umum JFW hadir dan menampilkan trend fashion global yang diharapkan turut menjadi bagian dari keberlangsungan industri kreatif. Selain itu juga memiliki kekayaan intelektual dalam rangka mewujudkan Jogja sebagai pusat fashion dunia.

Gubernur menilai dalam proses pertumbuhan industri fashion tersebut diyakini perlu ada sinergi dan kolaborasi yang melibatkan banyak pihak di dalamnya. "Potensi fashion ini besar dan harapannya ada konsolidasi untuk menggandeng sebanyak mungkin pihak," harapnya.

Terpisah, Kepala Disperindag DIJ Syam Arjayanti mengungkapkan, saat ini dunia fashion terus bergerak secara dinamis. JFW dihadirkan juga sebagai salah satu ajang bergengsi berskala internasional.

"JFW ini jadi media promosi ke dunia dan juga  transaksi, karena kita juga hadirkan business matching skala internasional,"  ungkapnya.

Syam turut mengapresiasi pertumbuhan SDM dalam industri fashion DIJ yang juga terus mengalami peningkatan. Ia merinci pada JFW 2023 melibatkan setidaknya 130 desainer dengan 88 model serta lebih dari 200 brand fashion dalam 105 booth.

Dalam mewujudkan Jogja sebagai kota fashion dunia, merupakan sebuah cita-cita yang muncul seiring berkembangnya para perancang mode, trend fashion dan industri fashion berkelas dunia di wilayah DIJ.  "Harapannya ini bisa menggeliatkan industri fashion dan mempromosikan Jogja sebagai destinasi pariwisata fashion," tambahnya. (iza/laz)

 

Editor : Satria Pradika
#Pemprov DIJ #JFW 2023 #Gubernur Hamengku Buwono X