Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BRI Finance Perluas Pasar Jogjakarta dan Jawa Tengah karena Perekonomiannya Semakin Membaik

Din Miftahudin • Rabu, 1 November 2023 | 05:00 WIB

 

 

 

 

 

 

 

PROSPEKTIF: BRI Finance turut berpartisipasi di acara FinExpo yang merupakan agenda tahunan Otoritas Jasa Keuangan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) di Pakuwon Mall Jogjakarta, 26-29 Oktober.
PROSPEKTIF: BRI Finance turut berpartisipasi di acara FinExpo yang merupakan agenda tahunan Otoritas Jasa Keuangan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) di Pakuwon Mall Jogjakarta, 26-29 Oktober.

 

 

PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) berkomitmen untuk terus memperluas pasar di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) dan Jawa Tengah. Langkah itu dilakukan seiring dengan semakin meningkatnya perekonomian di kedua daerah tersebut.

Plt Direktur Utama BRI Finance Primartono Gunawan menjelaskan, terdapat beberapa daerah yang memiliki potensi pasar pembiayaan yang tinggi. Termasuk di DIJ Dan Jateng. Faktor pemicu kenaikan tren pembiayaan didasari peningkatan mobilitas masyarakat pasca pandemi. Hal tersebut mendorong aktivitas ekonomi, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Pendapatan yang lebih tinggi mendorong masyarakat melakukan konsumsi barang tahan lama seperti kendaraan bermotor dan kebutuhan tambahan dana lainnya. “Memasuki pertengahan 2023, perkembangan ekonomi di DIJ dan Jawa Tengah terus menunjukkan hasil yang meningkat. DIJ memiliki prospektif yang bagus ke depan karena ekonomi di wilayah tersebut ditopang oleh sejumlah bisnis UMKM yang kian maju dan berkembang,” ujar Prima.

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) rata-rata peningkatan piutang pembiayaan di Jogjakarta mencapai kisaran Rp 29 Miliar year to date (ytd). Sedangkan untuk Jateng rata-rata kenaikannya sekitar Rp 60 Miliar ytd. Mengutip data Bank Indonesia (BI) hingga Agustus 2023, kredit kepemilikan mobil di DIJ tumbuh sebesar 15,47 persen year on year (yoy). Penyaluran pembiayaan konsumer di BRI Finance untuk wilayah Jogjakarta dan Jawa Tengah hingga September 2023 sudah mencapai lebih dari Rp 100 Miliar.

Prima menjelaskan untuk memperluas penyaluran pembiayaan di wilayah Jogjakarta dan Jawa Tengah, BRI Finance ikut berpartisipasi dalam beberapa acara yang diselenggarakan oleh regulator maupun induk usaha yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Salah satunya, BRI Finance turut berpartisipasi di acara FinExpo yang merupakan agenda tahunan Otoritas Jasa Keuangan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) pada 26-29 Oktober di Pakuwon Mall. Untuk mengoptimalkan momentum BIK, BRI Finance menawarkan sejumlah promo yang menarik sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Dalam rangka mendukung program BIK yang diselenggarakan oleh OJK, Perseroan memberikan beragam penawaran menarik bagi debitur di seluruh Indonesia. Seperti uang muka mulai dari 20% untuk pembiayaan mobil baru dan suku bunga mulai dari 0,31%/ bulan. Adapun tenor yang ditawarkan hingga 6 tahun. Sedangkan untuk segmen mobil bekas, BRI Finance juga menawarkan suku bunga kompetitif khusus mobil bekas premium yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance juga ikut meramaikan acara Pekan Raya Simpedes di berbagai daerah. Salah satunya di Jogjakarta Agustus 2023 lalu. BRI Finance terus aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pengikatan fidusia untuk kendaraan bermotor dan literasi keuangan. “Upaya partisipasi dalam berbagai acara tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap Perseroan dan tertarik menggunakan layanan dan jasa pembiayaan di BRI Finance,” ujarnya.

Perseroan pun menyediakan produk dan jasa yang sangat bersaing dan didesain sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik dalam kepemilikan kendaraan dan fasilitas dana yang dapat digunakan sebagai kebutuhan modal usaha maupun konsumtif untuk mendukung perkembangan bisnis UMKM di Jogjakarta dan Jawa Tengah. Hingga September 2023, produk pembiayaan mobil baru masih menjadi pembiayaan yang paling tinggi peminatnya di BRI Finance Jogjakarta. Dengan adanya promo khusus pembiayaan kendaraan diharapkan dapat mempertahankan kinerja pertumbuhan pembiayaan di Jogjakarta dan sekitarnya.

PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) terus memperluas pasar di Daerah Istimewa DIJ  dan Jawa Tengah, seiring ekonomi di kedua daerah tersebut yang semakin menggeliat pasca pandemi. Primartono Gunawan menjelaskan hal tersebut merupakan salah satu upaya Perseroan memperbesar pasar pembiayaan di Pulau Jawa. Pasalnya terdapat beberapa daerah yang memiliki potensi pasar pembiayaan yang tinggi, di antaranya DIJ dan Jawa Tengah (Jateng). Menurut Prima, faktor pemicu kenaikan tren pembiayaan didasari oleh peningkatan mobilitas masyarakat pasca pandemi. Hal tersebut mendorong aktivitas ekonomi, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Pendapatan yang lebih tinggi mendorong masyarakat melakukan konsumsi barang tahan lama seperti kendaraan bermotor dan kebutuhan tambahan dana lainnya. “Memasuki pertengahan 2023, perkembangan ekonomi di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah terus menunjukkan hasil yang meningkat. DIJ memiliki prospektif yang bagus ke depan karena ekonomi di wilayah tersebut ditopang oleh sejumlah bisnis UMKM yang kian maju dan berkembang,” ujar Prima.

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) rata-rata peningkatan piutang pembiayaan di Jogjakarta mencapai kisaran Rp 29 Miliar year to date (ytd). Sedangkan untuk Jateng rata-rata kenaikannya sekitar Rp 60 Miliar ytd. Sementara itu, mengutip data Bank Indonesia (BI) hingga Agustus 2023, kredit kepemilikan mobil di DIJ tumbuh sebesar 15,47% year on year (yoy). Penyaluran pembiayaan konsumer di BRI Finance sendiri untuk wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah hingga September 2023 sudah mencapai lebih dari Rp100 miliar. Prima pun menjelaskan untuk memperluas penyaluran pembiayaan di wilayah DIJ dan Jawa Tengah, BRI Finance ikut berpartisipasi dalam beberapa acara yang diselenggarakan oleh regulator maupun induk usaha yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Salah satunya, BRI Finance turut berpartisipasi di acara FinExpo yang merupakan agenda tahunan Otoritas Jasa Keuangan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) pada 26-29 Oktober 2023 di DIJ. Untuk mengoptimalkan momentum BIK, BRI Finance menawarkan sejumlah promo yang menarik sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Dalam rangka mendukung program BIK yang diselenggarakan OJK, Perseroan memberikan beragam penawaran menarik bagi debitur di seluruh Indonesia. Seperti uang muka mulai dari 20% untuk pembiayaan mobil baru dan suku bunga mulai dari 0,31% per bulan. Adapun tenor yang ditawarkan hingga 6 tahun. Sedangkan untuk segmen mobil bekas, BRI Finance juga menawarkan suku bunga kompetitif khusus mobil bekas premium yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance juga ikut meramaikan acara Pekan Raya Simpedes di berbagai daerah, salah satunya DIJ pada Agustus 2023 lalu. BRI Finance terus aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pengikatan fidusia untuk kendaraan bermotor dan literasi keuangan. “Upaya partisipasi dalam berbagai acara tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap Perseroan dan tertarik menggunakan layanan dan jasa pembiayaan di BRI Finance,” ujarnya.

Perseroan pun menyediakan produk dan jasa yang sangat bersaing dan didesain sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik dalam kepemilikan kendaraan dan fasilitas dana yang dapat digunakan sebagai kebutuhan modal usaha maupun konsumtif untuk mendukung perkembangan bisnis UMKM di DIJ dan Jawa Tengah. Hingga September 2023, produk pembiayaan mobil baru masih menjadi pembiayaan yang paling tinggi peminatnya di BRI Finance Jogjakarta. Dengan adanya promo khusus pembiayaan kendaraan diharapkan dapat mempertahankan kinerja pertumbuhan pembiayaan di wilayah ini.

Editor : Din Miftahudin
#bri finance #keuangan #pembiayaan #BRI