Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hilirisasi Produk Pertanian Hingga Pemanfaatan Lahan Tidur di DIY Penting Untuk Stabilkan Inflasi Pangan

Fahmi Fahriza • Minggu, 29 Oktober 2023 | 17:10 WIB
DORONG: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Sugeng Purwanto. (FAHMI FAHRIZA/RADAR JOGJA)
DORONG: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Sugeng Purwanto. (FAHMI FAHRIZA/RADAR JOGJA)

JOGJA - Pengoptimalan hilirisasi produk pertanian dinilai belum sepenuhnya efektif dilakukan para petani di wilayah DIY. Padahal, hal tersebut jadi salah satu aspek penting yang dapat membantu menstabilkan inflasi pangan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Sugeng Purwanto mengatakan, sudah saatnya para petani melakukan hilirisasi pertanian atau membuat turunan produk-produk lainnya dari hasil panen yang mereka lakukan.

"Kalau dilihat dari value atau keuntungan, itu banyak terjadi di hilir atau dari produk turunan primernya," jelasnya Sabtu (28/10).

Diakuinya, cara yang ideal dan bisa dilakukan para petani salah satunya adalah dengan menjadi pedagang. Hal tersebut diyakininya jadi salah satu langkah tepat untuk memperluas jangkauan market.

Namun, dalam prosesnya hal tersebut juga banyak menemui kendala, Sugeng merinci beberapa alasan petani belum melakukan hilirisasi produk pertanian.

Antara lain adalah karena modal yang terbatas, teknologi yang belum sepenuhnya optimal, dan pemetaan pasar yang belum rinci.

"Salah satu langkah yang kami ambil adalah KWT (kelompok wanita tani) kami bina untuk menghasilkan produk-produk hilirisasi," bebernya.

Lewat KWT tersebut, Sugeng mengungkapkan, ketika mereka sudah memproduksi turunan produk pihaknya juga siap membantu proses promosi dan distribusi produknya.

"Selain itu kami juga upayakan alat atau mesin yang dibutuhkan untuk produksi," imbuhnya.

Selain optimalisasi hilirisasi, Sugeng juga mendorong para petani untuk dapat memaksimalkan lahan tidur untuk ditanami kembali. Diakuinya hal tersebut turut sejalan dengan arahan Gubernur DIY Hamengku Buwono X.

Hamengku Buwono X menyebut, penting untuk dilakukan sosialisasi dan optimalisasi penggunaan lahan tidur sebagai sarana pengendalian inflasi pangan.

"Kami dorong optimalisasi lahan tidur serta penggunaan teknologi untuk meningkatkan produksi pertanian," lontarnya.

Diyakininya, pemanfaatan lahan tidur tersebut akan berdampak pada sub sektor lainnya secara umum.

"Ada hubungan positif antara perkembangan inflasi dan sektor lain seperti pariwisata," tandasnya.

Selain itu, untuk terus menstabilkan inflasi yang salah satunya dipengaruhi oleh El Nino adalah dengan cara melakukan pasar murah dan operasi pasar.

"Harus dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan lokasi besaran subsidi, durasi, dan manfaat," tuturnya. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#hilirisasi pertanian #DPKP #DIY