JOGJA - Musim kemarau yang berkepanjangan memberikan imbas kekeringan di beberapa daerah. Umat Islam dianjurkan untuk melakukan sholat Istisqa. Ibadah ini dilakukan sebagai ikhtiar batin untuk meminta hujan.
Menindaklanjuti hal itu, Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja Misbahrudin menuturkan, pihaknya akan menggelar sholat Istisqa. Lokasinya di Lapangan Balai Kota Jogja, Sabtu pagi (27/10).
Rencananya, sholat Istisqa akan dimulai pada pukul 07.00. Kegiatan ini dibuka untuk umum. Baik bagi ASN di lingkungan Kota Jogja maupun masyarakat umum.
"Masyarakat diminta hadir pada pukul 06.30," katanya saat ditemui di Kantor Baznas Kota Jogja, Jumat (27/10).
Sholat Istisqa akan diimami oleh KH Solehudin, salah satu Penyuluh Fungsional Kemenag yang juga pengurus Rois NU Kota Jogja.
Sementara yang didapuk menjadi khatib adalah Ketua Umum MUI Kota Jogja Machasin.
Misbahrudin mengatakan, secara umum rangkaian salat istisqa sama dengan rangkaian sholat Id. Diawali dengan takbir 7 kali di rakaat pertama dan takbir 5 kali di rakaat kedua. Setelah salat selesai, lalu dilanjutkan dengan khutbah istisqa.
"Itu hakikatnya aspek ikhtiar batiniah kita, sekaligus betul-betul mohon kepada Allah agar Allah berikan yang terbaik atas kesulitan yang selama ini kita rasakan," ujarnya.
Wakil Ketua II Baznas Kota Jogja Abdul Samik Sandi menuturkan tak hanya aspek batiniah, Baznas Kota Jogja juga turut memberikan bantuan secara lahiriah.
Sejauh ini, pihaknya telah menggelontorkan bantuan air bersih sebanyak 161 tangki, atau setara 805 ribu liter air.
Bantuan ini dibagikan pada daerah yang mengalami kekeringan. Mulai dari wilayah Dlingo, Ponjong, Purwosari, Tepus, Saptosari, hingga Panggak. Sumber pendanaan air bersih diberikan melalui infak dari masyarakat.
"Sampai hari ini masih bisa melayani. Dasar kita permintaan, bisa pemerintah atau kelompok masyarakat. Harus ada permintaan, yang minta betul-betul bisa dipertanggungjawabkan," ungkapnya. (isa)
Editor : Amin Surachmad