Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cegah Bullying dan Kekerasan, Disdikpora DIY Minta Sekolah Segera Bentuk TPPK

Wulan Yanuarwati • Selasa, 24 Oktober 2023 | 23:31 WIB
SEGERA: Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya. (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)
SEGERA: Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya. (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)

 

JOGJA - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya mendorong seluruh sekolah di DIY segera membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK).

Langkah ini tujuannya agar segala bentuk bullying dan kekerasan di lingkungan pendidikan dapat dicegah, diantisipasi dan tertangani dengan baik.

Pihaknya sudah mendistribusikan Surat Edaran (SE) sesuai yang dimandatkan dalam Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

"TPPK, kami beberapa minggu lalu sudah membetuk SE sesuai dengan arahan peraturan Menteri No 46 tahun 2023, kita perintahkan dan minta sekolah segera membentuk. Dan bukti pembentukan diupload," tegasnya, Selasa (24/10/2023).

Didik tidak menampik sering terjadi praktik bullying di lingkungan pendidikan, baik di DIY maupun luar DIY. Upaya pencegahan, menurutnya, harus diutamakan, jangan menunggu terjadi kasus baru dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanganan.

"Nah, masing-masing sekolah saat ini sudah membentuk tim itu, kemudian di provinsi dan kabupaten/kkta juga membentuk hal yang sama," ujarnya.

Didik menyebut tim di sekolah melibatkan para guru, karyawan dan termasuk pengurus OSIS. Sedangkan tim di Provinsi melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Di antaranya, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) dan Dinas Sosial di kabupaten dan kota se-DIY.

"Kita melakukan sosialisasi kepada siswa, orangtua, guru dan karyawan mengenai pengetahuan dan literasi untuk kasus kekerasan yang berkaitan dengan anak. Kami juga melakukan kegiatan parenting dan workshop tentang sekolah ramah anak kepada bapak ibu karyawan," jelasnya.

"Kami juga sosialisasi tentang perilaku yang baik di sekolah, mengundang narasumber kompeten di bidangnya. Kami lakukan semua agar ada satu persamaan persepsi agar tidak terlalu lebay apa-apa dibilang bullying. Jadi ada kesepahaman penanganan kekerasan di sekolah," lanjutnya. (lan)

Editor : Amin Surachmad
#Didik Wardaya #Disdikpora #DIY