JOGJA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan perjalanan kereta api telah berangsur normal kembali.
Seluruh perjalanan KA yang melintas di petak jalur rel antara Stasiun Sentolo-Stasiun Wates sudah bisa dilalui dengan puncak kecepatan 80 km/jam mulai Sabtu (21/10) hingga Minggu siang (22/10).
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro mengatakan, mulai lancarnya operasional kereta api ini berkat kerja keras dan kolaborasi dari seluruh jajaran unit KAI dibantu dengan stakeholders eksternal lainnya.
"Sehingga proses perbaikan jalur rel berjalan dengan cepat dan lancar," katanya kemarin (22/10).
Krisbiyantoro menjelaskan sebanyak kurang lebih 60 personel dikerahkan untuk memperbaiki jalur antara Stasiun Sentolo-Stasiun Wates dengan menggunakan alat perawatan jalan rel jenis MTT sebanyak 2 unit dan jenis PBR 1 unit.
Adapun material yang digunakan dalam proses perbaikan jalur tersebut yaitu 350 buah bantalan rel, 200 meter potongan rel, dan 400 meter kubik batu kricak.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas kerjasamanya dalam menangani kejadian anjloknya KA Argo Semeru beberapa hari yang lalu, serta langkah-langkah normalisasi jalur sehingga dapat dilalui KA dengan normal kembali," ujarnya.
Dia menyebut, terkait penyebab anjloknya KA 17 Argo Semeru, KAI telah berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan untuk menginvestigasi kejadian ini.
KAI tetap fokus dan berkomitmen terhadap keselamatan dan pelayanan optimal kepada seluruh pelanggan.
"KAI berkomitmen melakukan berbagai evaluasi agar jajarannya selalu siap dalam mengantisipasi perubahan iklim yang sangat ekstrem saat ini," jelasnya.
Antisipasi tersebut telah tertuang dalam standar operasional prosedur alat material untuk siaga (SOP AMUS).
Dalam sistem AMUS tersebut sudah disiapkan dari kesiapan peralatan dalam penanganan gangguan di jalur rel, ketersediaan material cadangan prasarana dan kesiapan para personelnya.
Adapun daftar perjalanan KA di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta pada Minggu pagi hingga siang ini di antaranya daftar kedatangan KA di KAI Daop 6 Yogyakarta meliputi KA 90 Mataram datang Stasiun Solo pukul 06.04 tepat.
KA 82F Manahan datang Stasiun Solo jam 06.55, tepat. KA 248 Progo datang Stasiun Lempuyangan pukul 07.05 tepat.
Kemudian KA 172 Joglosemarkerto Cilacap-Yogyakarta datang Stasiun Yogyakarta pukul 09.07, tepat. KA 210F Banyubiru datang Stasiun Solo pukul 09.58, lambat 3 menit.
KA 95 Sancaka datang Stasiun Yogyakarta pukul 11.00, tepat. Dan, KA 88 Fajar Utama Solo datang Stasiun Solo pukul 13.25, tepat
Selain itu, daftar keberangkatan KA di KAI Daop 6 Yogyakarta meliputi KA 167 Joglosemarkerto Solo-Semarang berangkat Stasiun Solo pukul 06.10, tepat. KA 98 Sancaka berangkat Stasiun Yogyakarta pukul 06.45, tepat. KA 141 Fajar Utama Yogyakarta berangkat Stasiun Yogyakarta pukul 07.00, tepat.
KA 242 Sritanjung berangkat Stasiun Lempuyangan pukul 07.20, tepat. KA 91 (Lodaya) berangkat Stasiun Solo pukul 07.20, tepat. KA 7 (Argo Lawu) berangkat Stasiun Solo pukul 08.30, tepat
KA 67 (Taksaka) berangkat Stasiun Yogyakarta pukul 08.45, tepat.
KA 89 (Mataram) berangkat Stasiun Solo pukul 08.50, tepat. KA 79F (Manahan) berangkat Stasiun Solo pukul 09.45, tepat
j. KA 135 (Bogowonto) berangkat Stasiun Lempuyangan pukul 10.00, tepat KA 207F (Banyubiru) berangkat Stasiun Solo pukul 10.40, tepat
Selanjutnya, KA 171 (Joglosemarkerto Yogyakarta-Cilacap) berangkat Stasiun Yogyakarta pukul 11.10, tepat. KA 96 (Sancaka) berangkat Stasiun Yogyakarta pukul 11.30, tepat. KA 247 (Progo) berangkat Stasiun Lempuyangan pukul 12.05, tepat. (wia)