RADAR JOGJA - Setiap orang tua pasti ingin anak-anaknya memiliki karakter yang baik. Namun karakter baik tersebut tidak muncul dengan sendirinya.
Orang tua harus memberikan pembelajaran dan stimulus agar karakter baik tersebut benar-benar tertanam di dalam diri seorang anak.
Karakter baik tersebut seperti jujur, bertanggung jawab, sopan, jujur, rendah hati, peduli dengan orang lain, dan mandiri.
Cara mengajarkan karakter baik pada anak bukanlah suatu yang mudah.
Anak tidak hanya dinasehati tentang apa karakter baik dan bagaimana karakter baik tersebut, namun perlu ada aksi dari orang tua.
Manfaatnya adalah agar anak tidak hanya mengetahui tentang karakter baik itu, tetapi juga bisa menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka akan jauh lebih paham bagaimana dan kapan karakter atau perbuatan baik yang mereka pahami perlu diterapkan.
Salah satu cara mengajarkan perbuatan baik anak yaitu dengan permainan. Kegiatan anak yang paling mereka sukai adalah bermain.
Dengan kegiatan bermaian tersebut, pelajaran tentang perbuatan baik tersebut akan mudah tertanam di dalam pikiran dan hati mereka.
Berikut ini beberapa contoh permainan edukasi untuk melatih karakter baik untuk anak.
The Cheer Up Games
Cara bermainnya yaitu orang tua menggambar ekspresi di atas selembar kertas. Setiap satu lembar kertas terdiri dari satu ekspresi.
Ekspresi tersebut bisa ekspresi senang, sedih, marah, takut, malu, dan lain-lain. Masukkan ke dalam sebuah keranjang atau tempat.
Kemudian anak diminta untuk memilih salah satu ekspresi tersebut.
Setelah itu satu anak diminta untuk mengambil ekspresi salah satu ekspresi. Kemudian dia harus berakting sesuai dengan ekspresi yang ia dapatkan.
Anak-anak lain bertugas untuk membantu menghibur atau memberikan reaksi atas ekspresi tersebut.
Contoh apabila salah satu anak mendapatkan ekspresi sedih. Maka teman-teman yang lain harus menghibur teman tersebut agar tidak sedih.
Games Panas Dingin
Cara permainannya yaitu orang tua menyiapkan satu bola. Kemudian satu anak akan menjadi “Finder”. Anak yang akan menjadi “Pencari” diminta untuk keluar dari kamar. Kemudian anak-anak yang lain harus menyembunyikan bola tersebut.
Minta “Finder” untuk mencari bola di sekeliling kamar. Kemudian anak-anak yang lain harus membantunya dengan mengucapkan panas atau dingin.
Apabila Finder berada di dekat bola maka anak-anak yang lain harus mengucapkan dingin.
Namun jika Finder berada jauh dengan bola maka anak-anak lain harus mengucapkan panas.
Pemain ini mengajarkan anak untuk saling bekerjasama dan membantu satu sama lain dengan cara yang menyenangkan.
Berburu harta karun
Cara bermainnya yaitu orang tua menyembunyikan objek seperti kertas yang sudah dibentuk berbagai macam karakter.
Sembunyikan objek tersebut di area rumah yang tidak bahaya. Kemudian orang tua memberikan berbagai clue agar anak-anak bisa menemukannya.
Anak harus bekerja sama menyelesaikan misi itu dengan memecahkan clue-clue yang sudah diberikan.
Permainan ini mengajarkan anak untuk saling bekerja sama dan tolong menolong. Mereka juga diajarkan untuk menurunkan egonya masing-masing demi kepentingan bersama yaitu menyelesaikan misi.
Ember Perilaku Baik
Setiap seminggu sekali disediakan satu wadah untuk seluruh anggota keluarga meletakkan pujian atau apresiasi terhadap hal baik yang dilakukan oleh setiap anggota keluarganya.
Pujian dan apresiasi yang diberikan kepada anggota keluarga lain tersebut akan dibacakan satu per satu.
Permainan Karakter
Orang tua membacakan dongeng dengan menggunakan action figur yang disukai anak. Action figure tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda.
Kemudian, setelah selesai membacakan cerita maka akan ada sesi refleksi untuk mengetahui pelajaran apa yang didapatkan dari cerita tersebut.
Melalui permainan-permainan tersebut dapat mempermudah orang tua dalam mengajarkan karakter atau perbuatan baik untuk anak (Annida Muthi’ah/ RADAR JOGJA)
Editor : Bahana.