JOGJA - Pemandangan berbeda tampak di Stasiun Lempuyangan. Antrean tampak mengular dan jumlah penumpang yang menunggu lebih banyak dari biasanya.
Tentunya, hal itu dikarenakan adanya kereta api anjlok di Sentolo, Kulon Progo, pada Selasa (17/10) lalu. Peristiwa itu berdampak pada lalu-lalang kereta jarak jauh di jalur selatan terhambat karena adanya proses evakuasi.
Di Stasiun Lempuyangan, penumpang tumpah ruah di beberapa tempat. Ada yang menunggu. Ada juga yang mengantre untuk membatalkan tiket kereta yang sudah dibeli.
Hal itu tidak lain karena kereta yang dipesan sebelumnya keberangkatannya menjadi terlambat dari yang sudah dijadwalkan.
Misalnya saja, Doni yang merencanakan berangkat naik kereta ke Bekasi dari Stasiun Lempuyangan pada Rabu (18/10). Seharusnya, jadwal keretanya berangkat pada pukul 12.00. Tetapi, terpaksa delay karena masih adanya evakuasi.
Dia mengaku, sudah tiba di stasiun sejak pukul 11.00. "Karena ada masalah jadi saya batalkan tiketnya," ucapnya Rabu (18/10).
Dia mengaku jika kereta yang dipesannya terdampak adanya kecelakaan di Sentolo. Namun, dia tetap berangkat ke stasiun untuk memastikan nasib tiket yang sudah dibelinya akan seperti apa.
Setibanya di Stasiun Lempuyangan, Doni mendapat informasi jika keberangkatan kereta yang dipesannya masih terdampak Argo Semeru yang anjlok.
"Untuk memastikan saja ke stasiun akhirnya saya refund pengembaliannya seratus persen dan langsung diberikan khusus untuk kebarangkatan hari ini," tuturnya.
Menurutnya, dia tidak terburu-buru untuk kembali ke Bekasi. Oleh karena itu, dia menanggapi santai dan tidak menjadi masalah dari dampak kereta anjlok yang dialaminya.
Doni mengatakan, kemungkinan akan mengganti moda transportasi lain untuk menuju ke Bekasi. Dia memilih refund tiket karena saat ditanyakan petugas tidak mengetahui jam berapa keretanya berangkat.
Penumpang lainnya di Stasiun Lempuyangan, Zidan Maulidan, membeberkan, seharusnya dia naik KA Kahuripan menuju Bandung pada Selasa (17/10) pukul 21.41.
Tetapi karena ada kereta api anjlok, dia membatalkannya tiket keberangkatannya. Dia juga langsung menerima uang pengembalian seratus persen dan langsung diberikan.
Meski begitu, dia tidak kapok memesan tiket kereta api dan tidak mengganti moda transportasi lainnya untuk menuju Bandung. Pria 21 tahun itu langsung kembali memesan tiket kereta yang sama untuk keberangkatan, Rabu (18/10) malam.
"Semoga aja udah bisa, mungkin kalau tidak bisa refund lagi ganti transportasi lain," ucapnya.
Pada Selasa (17/10) malam, Zidan sudah tiba di Stasiun Lempuyangan pukul 20.00 situasinya sudah banyak penumpang yang ganti jadwal dan membatalkan keberangkatan kereta. (rul)
Editor : Amin Surachmad