Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perluas Segmen Pasar lewat Co Branding

Fahmi Fahriza • Kamis, 12 Oktober 2023 | 19:30 WIB
LANGKAH NYATA: Expo Co Branding yang diinisiasi Disperindag jadi upaya untuk meningkatkan segmentasi market UMKM DIJ. UMKM tersebut kini memiliki beberapa label Co Branding mulai dari Jogja Mark.
LANGKAH NYATA: Expo Co Branding yang diinisiasi Disperindag jadi upaya untuk meningkatkan segmentasi market UMKM DIJ. UMKM tersebut kini memiliki beberapa label Co Branding mulai dari Jogja Mark.

 

RADAR JOGJA - Disperindag DIJ terus mendorong peningkatan daya saing dan melindungi kekayaan intelektual produk UMKM. Salah satunya melalui Expo Co Branding.


Kepala Disperindag DIJ Syam Arjayanti menjelaskan, merujuk Pergub DIJ No. 21 Tahun 2017 Pemda DIJ berupaya membuat branding penyerta atau Co Branding yang terbagi menjadi tiga bagian. Yaitu Jogjamark, 100% Jogja, dan Jogja Tradition. "Harapannya bisa mengenalkan dan melindungi produk atau jasa dari DIJ," kata Syam Rabu (11/10).


Syam berharap, Co Branding dapat membantu membangun kepercayaan dan meningkatkan citra produk lokal. Sebagai produk berkualitas yang memiliki ciri khas kultural dan kearifan lokal.
Dengan demikian, diakuinya produk lokal dari DIJ dapat menjangkau konsumen di berbagai wilayah. Serta dapat membawa keunikan dan keindahan khas daerah. "Co Branding ini hanya DIJ yang punya, didukung oleh dana keistimewaan," sebutnya.


Melalui Co Branding, dia pun optimistis bisa jadi salah satu strategi untuk membuka peluang emas. Untuk mewujudkan produk lokal menjadi produk unggulan yang memberikan banyak manfaat. "Kita jangkau sebanyak-banyaknya market, regional, nasional atau internasional," tuturnya.


Terpisah, Wakil Gubernur DIJ Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X menuturkan, Pemda DIJ melalui disperindag telah berbagi visi besar untuk meningkatkan daya saing produk lokal UMKM secara berkala. "Kami harap produk DIJ dengan lisensi Co Branding semakin menarik perhatian konsumen," ungkapnya.
Dia pun yakin, Co Branding tersebut bisa menjadi tonggak keberhasilan yang mengangkat ekonomi daerah dan juga pelaku UMKM. "Kita buat citra produk lokal yang berkualitas dan memiliki ciri khas kultural," pesannya. (iza/eno)

Editor : Satria Pradika
#pemda DIJ #co branding #Disperindag