RADAR JOGJA - Rangkaian kegiatan HUT Ke-267 Kota Jogja berdampak pada meningkatnya okupansi hotel. Tercatat pada Sabtu (7/10), tingkat hunian hotel mencapai 75 persen. Padahal pekan sebelumnya, hanya sebesar 20 persen.
“Kita terbantu dengan itu semua (banyaknya even yang diselenggarakan, Red),” sebut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIJ Deddy Pranowo Eryono kemarin (8/10).
Deddy turut mengapresiasi, karena beberapa even yang digelar berskala nasional. Sehingga bisa menarik perhatian pengunjung dari luar DIJ. "Jadi banyak yang datang," lontarnya.
Disebutnya, sejak Agustus sampai dengan September dan Oktober, rata-rata okupansi hotel harian berkisar di angka 50 persen. Namun dia memperkirakan, tingkat hunian ini akan naik signifikan dan merata pada akhir tahun. "Proyeksinya November akan naik sampai akhir tahun," katanya.
Terpisah, Penasihat Pariwisata Tazbir Abdullah juga optimistis, sektor perhotelan dan pariwisata secara umum telah menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. "Hitungannya masih low season tapi tingkat hunian hotel cukup tinggi dan akan terus bertambah," serunya.
Untuk tetap mempertahankan stabilitas ekonomi yang ada, Tazbir menyarankan agar seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah daerah dapat bersinergi bersama. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah dengan terus melakukan promosi hingga bersama-sama menjaga keamanan dan kebersihan di kawasan wisata. "Kita tidak boleh lalai, promosi harus dilakukan tanpa henti," imbaunya. (iza/eno)
Editor : Satria Pradika