Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemenuhan SDM Berkualitas Tak Bisa Hanya Bergantung pada Sektor Pendidikan Semata

Fahmi Fahriza • Kamis, 5 Oktober 2023 | 19:10 WIB
KUALITAS: Segenap pejabat dari Balai Diklat Industri Jogjakarta hingga Kadin bersinergi untuk terus mengembangkan potensi SDM di DIY lewat diklat dan pelatihan. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
KUALITAS: Segenap pejabat dari Balai Diklat Industri Jogjakarta hingga Kadin bersinergi untuk terus mengembangkan potensi SDM di DIY lewat diklat dan pelatihan. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

JOGJA - Balai Diklat Industri (BDI) Jogjakarta yang bertugas untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) guna memiliki daya saing di industri terus melakukan diklat dan pelatihan. Tujuannya untuk meningkatan kompetensi.

Kepala BDI Jogjakarta Kunto Purwo Widagdo mengatakan, skema pelatihan yang diberikan semuanya mengacu pada aspek-aspek apa saja yang dibutuhkan oleh industri saat ini.

"Untuk DIT yang dibutuhkan terkait bidang alas kaki, furniture, tekstil, garmen hingga alat-alat kesehatan," katanya, Kamis (5/10).

Dalam pelaksanaannya, BDI turut melibatkan banyak stakeholder lain. Termasuk halnya bekerja sama dengan Kadin DIY guna menentukan skema program pelatihan.

Kunto merinci, sejauh ini total ada lebih dari 3000 orang yang sudah mengikuti pelatihan, selain itu diakuinya juga ada inkubator bisnis untuk menyiapkan wirausaha pada sektor industri.

"Pelatihannya antara 7 hari sampai dua minggu tergantung pada aspek-aspek yang ingin dicapai apa saja," tuturnya.

Kunto mengungkapkan, hingga saat ini sudah terdapat ratusan perusahaan yang berkolaborasi dengan BDI. Hal tersebut jadi salah satu output positif dari pelatihan yang diselenggarakan.

Tak hanya berintegrasi dengan para perusahaan, para peserta yang mengikuti pelatihan disebutnya akan mendapatkan jaminan pekerjaan.

"Begitu lulus dari balai diklat sudah pasti bekerja, ada 107 perusahaan yang sudah menekan MOU dengan kami," lontarnya.

Terpisah, Direktur Utama Yogya Presisi Tehnikatama Industri (YPTI) yang juga bagian keanggotaan Kadin DIY Petrus Tedja Hapsoro menyampaikan, kebutuhan industri terhadap SDM berkualitas sangat tinggi dan terus bertambah.

Guna memenuhi permintaan tersebut, Petrus mengatakan hal tersebut tidak saja dibebankan pada sektor pendidikan semata. Ragam sektor disebutnya perlu memiliki kepekaan yang sama untuk mempersiapkan SDM dari berbagai subsektor.

"Dunia industri sangat dinamis, jadi tidak bisa hanya menggantungkan pada sektor pendidikan saja yang menyumbang," harapnya.

Petrus berharap, penyelenggaraan balai diklat tersebut bisa memberikan dampak nyata dan juga memfasilitasi kebutuhan para SDM agar berdaya saing tinggi di industri.

Untuk wilayah DIY, Petrus menilai perlu ada peningkatan kualitas maupun kuantitas yang dilakukan. Termasuk halnya yang relevan dengan sektor pariwisata sebagaimana branding DIY atau Jogjakarta.

"Di Jogja banyak permintaan terkait perhotelan, kuliner, dan aksesoris. Sementara sekolah formalnya terbatas, sehingga pelatihan diperlukan," ujarnya. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#daya saing #SDM #sumber daya manusia